<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mulyadi</title>
	<atom:link href="http://muelyadi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muelyadi.wordpress.com</link>
	<description>www.evowiki.co.cc</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Aug 2010 05:53:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='muelyadi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/cba6882464c6ad04f0f727261373a250?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Mulyadi</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://muelyadi.wordpress.com/osd.xml" title="Mulyadi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://muelyadi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Belajar Asemly</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/belajar-asemly/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/belajar-asemly/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 04:47:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Asemly]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Bahasa Assembly (Assembler) adalah merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa pemrograman yang tergolong dalam Bahasa Pemrogaman Tingkat Rendah (Low Level Language) dan setingkat diatas bahasa mesin (Machine Language). Bahasa assembly mempunyai keunggulan yang tidak mungkin diikuti oleh bahasa tingkat apapun dalam hal kecepatan, ukuran file yang kecil serta kemudahan dalam manipulasi sistem computer. Bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=232&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://my.dot.tk/cgi-bin/amb/landing.dottk?nr=336636::8553752::100" target="_top"><img src="http://images.dot.tk/tkit/0/234x60_tkitpromo_banner-1.gif" border="0" alt="" /></a><strong>B</strong><strong>ahasa Assembly (Assembler) </strong>adalah merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa pemrograman yang tergolong dalam Bahasa Pemrogaman Tingkat Rendah (Low Level Language) dan setingkat diatas bahasa mesin (Machine Language). Bahasa assembly mempunyai keunggulan yang tidak <span id="more-232"></span>mungkin diikuti oleh bahasa tingkat apapun dalam hal kecepatan, ukuran file yang kecil serta kemudahan dalam manipulasi sistem computer. Bahasa assembly tidak seperti bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang biasanya memiliki IDE &#8211; Integrated Development Environment, bahasa assembly dapat diketikkan dalam berbagai macam editor teks, misalnya Notepad, WordPad, dan editor teks lainnya. Perlu diingat bahwa ekstensi dari program assembly haruslah .ASM. Setelah program assembly diketikkan dan disimpan dengan ekstensi .ASM, maka program tersebut harus <em>dikompilasi </em>menjadi Object File berekstensi .OBJ, dan kemudian harus dilink menjadi executable file (.EXE/.COM), executable file inilah yang baru dapat dijalankan. Untuk mengcompile source file, misalnya file programku.ASM menjadi file object dengan extensi .OBJ bisa anda gunakan file <strong>TASM.exe </strong>atau dapat juga menggunakan <strong>NASM.exe </strong>Nah sekarang akan saya jelaskan bagaimana cara menggunakan <strong>COMPILER </strong>NASM.exe: 1. Pindahkan djgpp,djgpp-ex,nasm-2.02 ke c 2. lalu setting mycomputer-proprties-advance-Environment Variables- New pada Uses variables for Administarator</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Variable name: Path Variable value:C:\DJGPP\BIN;C:\NASM-2.02 &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Ok</p>
<p>2 Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com Copyright © 2003-2009 IlmuKomputer.Com</p>
<p>pada System variables</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Variable name: Path Variable value:C:\DJGPP\BIN;C:\NASM-2.02 &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>New &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Variable name: DJGPP Variable value:C:\DJGPP\DJGPP.ENV &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Tekan ok lalu ok lagi.. 3. restart komputer untuk melihat perubahan lebih lanjut. 4. Setelah restart, Proses compile assembly, pindahkan programku.asm ke djgpp-ex 5. Compile dengan cmd</p>
<p>3 Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com Copyright © 2003-2009 IlmuKomputer.Com</p>
<p>masuk ke djgpp-ex cd djgpp-ex lalu ketik &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; <strong>nasm -f coff </strong>programku.asm <strong>gcc -o </strong>programku programku.o <strong>driver.c asm_io.o </strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; setelah compilenya sukses, panggil program tersebut, programku.exe Waduh kok kebalik yah njelasiinya cara compile baru programnya? Gpp lah namanya juga <strong><em>logic and intelligence of wrong way </em></strong>heheheJ Sekarang kita buat programku.asm ketik kan program ini di notepat dan Save As dengan ekstensi .asm kita akan membuat program penjumlahan dua bilangan sebelum kita buat programnya ada baiknya kita tahu tentang: Register: Register merupakan sebagian memori dari mikroprosesor yang dapat diakses dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dalam melakukan pekerjaannya mikroprosesor selalu menggunakan register-register sebagai perantaranya, jadi register dapat diibaratkan sebagai ruangan tempat menyimpan sejumlah data pada mikroprosesor. ; To create executable: ; Using djgpp: ; nasm -f coff programku.asm ; gcc -o programku programku.o driver.c asm_io.o <strong>%include &#8220;asm_io.inc&#8221; </strong></p>
<p>4 Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com Copyright © 2003-2009 IlmuKomputer.Com</p>
<p>; initialized data is put in the .data segment <strong>segment .data prompt1 db &#8220;Masuukan sebuah bilangan: &#8220;, 0 prompt2 db &#8220;Masukkan bilangan lainnya: &#8220;, 0 outmsg1 db &#8220;Anda memasukkan &#8220;, 0 outmsg2 db &#8221; dan &#8220;, 0 outmsg3 db &#8220;, penjumlahan dari kedua bilangan tersebut: &#8220;, 0 </strong>; uninitialized data is put in the .bss segment <strong>segment .bss input1 resd 1 input2 resd 1 </strong>; code is put in the .text segment <strong>segment .text global _asm_main _asm_main: enter 0,0 pusha mov eax, prompt1 ; </strong>keluarkan pada layar pesan prompt1 <strong>call print_string call read_int mov [input1], eax mov eax, prompt2 ; </strong>keluarkan pada layar pesan prompt2 <strong>call print_string call read_int mov [input2], eax mov eax, [input1] ; </strong>pindahkan input1 ke register eax <strong>add eax, [input2] ; </strong>tambahkan register eax dengan input2 <strong>mov ebx, eax ; </strong>pindahkan isi register eax ke register ebx <strong>dump_regs 1 dump_mem 2, outmsg1, 1 </strong>; next print out result message as series of steps <strong>mov eax, outmsg1 call print_string ; </strong>keluarkan pada layar pesan outmsg1 <strong>mov eax, [input1] call print_int ; </strong>keluarkan pada layar pesan input1 <strong>mov eax, outmsg2 call print_string ; </strong>keluarkan pada layar pesan outmsg2</p>
<p>5 Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com Copyright © 2003-2009 IlmuKomputer.Com</p>
<p><strong>mov eax, [input2] call print_int ; </strong>keluarkan pada layar pesan input2 <strong>mov eax, outmsg3 call print_string ; </strong>keluarkan pada layar pesan outmsg3 <strong>mov eax, ebx ; </strong>pindahkan isi register ebx ke register eax <strong>call print_int ; </strong>keluarkan hasil penjumlahan <strong>call print_nl ; </strong>keluarkan baris baru (new line) <strong>popa mov eax, 0 ; </strong>masukkan nilai 0 pada eax <strong>leave ret </strong>Nah program ini baru program penjumlahan yang sangat sederhana, anda dapat mengembangkan sendiri program-program dengan mengembangkan metode yang sudah saya berikan. Dah yah moga yang dikit ini bisa bermanfaat… <strong>Biografi Penulis </strong></p>
<p><strong><em>Anharku. </em></strong><em>Pertama mengenal komputer saat SMP pertamanya kenal komputer hanya bermain game bawaan window&#8217;s lambat laun karna pergaulan dan pertumbuhan,merasakan anehnya cinta monyet&#8230;patahhati lalu melampiaskannya pada bermain Game online namun karena satu persatu game itu servernya runtuh (gameOver kali) jadi aku memutuskan vakum dari dunia gamer waktu itu juga saat aku masih UAS jadi aku fokus ke skull dulu.Lanjut mengenal dunia internet sejak hobi main di warnet untuk sekedarmengecek e-mail, fs, dan sekedar chatting ga jelas..Dari temanku bernama DNZ lah aku mulai mengenal dunia virus..lalu aku belajar secara otodidak karna temanku DNZ lebih suka dunia Hacking. Belajar algoritma dan pemrograman, membuat flowchart,dan belajar bahasa pemrogramanseperti visual basic, delphi, C++, pascal, asmbly. Belajar tentang micro, website, PHP, Basis data, MySQL,belajar tentang Jaringan Komputer..belajar tentang segala sesuatu yang berbau komputer. </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/232/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=232&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/belajar-asemly/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.dot.tk/tkit/0/234x60_tkitpromo_banner-1.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mendeteksi event keystroke pada textbox menggunakan Ajax</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mendeteksi-event-keystroke-pada-textbox-menggunakan-ajax/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mendeteksi-event-keystroke-pada-textbox-menggunakan-ajax/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 03:18:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mendeteksi event keystroke pada textbox menggunakan Ajax]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Judulnya mungkin agak aneh, karena saya sendiri bingung apa judul yang cocok. Jadi jika anda memiliki form pendaftaran pada suatu website dan terdapat field username atau email yang tentu saja isinya tidak boleh sama dengan yang sudah terdaftar. Nah kita melakukan pengecekan username secara langsung pada saat form masih diisi dengan menggunakan Ajax. Untuk gampangnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=224&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judulnya mungkin agak aneh, karena saya sendiri bingung apa judul yang cocok. Jadi jika anda memiliki form pendaftaran pada suatu website dan terdapat field username atau email yang tentu saja isinya tidak boleh sama dengan yang sudah terdaftar. Nah kita melakukan pengecekan username secara langsung pada saat form masih diisi dengan menggunakan Ajax. Untuk gampangnya silahkan anda lihat apa yang akan kita buat <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com/contoh/formajax.html">disini</a>.<span id="more-224"></span></p>
<p>Oke, anda sudah lihat yang akan kita buat kan? Sebelumnya pastikan anda paham mengenai <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com/artikel/Belajar_Ajax,_pelajari_segala_sesuatu_tentang_Ajax_dari_mulai_dari_dasar_hingga_contoh_aplikasi_Ajax">dasar-dasar Ajax</a> terlebih dahulu. Teknik mengetahui apakah username sudah terdaftar apa belum dengan mengugnakan Ajax akan mempermudah pengunjung yang ingin mendaftar di website anda. Kita memanfaatkan atribut javascript <code>onkeyup</code> pada textbox untuk memanggil fungsi Javascriptnya. Oh iya kita memerlukan PHP untuk melakukan pengecekan apakah username sudah terdaftar apa belum.</p>
<h4>Form Pendaftaran</h4>
<p>Pertama-tama kita buat form pendaftarannya terlebih dahulu. Dan didalam tersebut kita pasang fungsi Ajaxnya. Oke sekarang cobalah kode berikut dan simpan dengan nama formajax.html:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span>html<span>&gt;</span>
<span>&lt;</span>head<span>&gt;</span>
<span>&lt;</span>script language<span>=</span><span>"javascript"</span><span>&gt;</span>
<span>var</span> XMLHTTPRequestObject <span>=</span> <span>false</span><span>;</span>
<span>if</span> <span>(</span>window<span>.</span>XMLHttpRequest<span>)</span> <span>{</span>
    XMLHttpRequestObject <span>=</span> <span>new</span> <span>XMLHttpRequest</span><span>();</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>if</span> <span>(</span>window<span>.</span>ActiveXObject<span>)</span> <span>{</span>
    XMLHttpRequestObject <span>=</span> <span>new</span> <span>ActiveXObject</span><span>(</span><span>"Microsoft.XMLHttp"</span><span>);</span>
<span>}</span>
<span>function</span> <span>getusername</span><span>(</span>dataSource<span>)</span> <span>{</span>
    <span>if</span> <span>(</span>XMLHttpRequestObject<span>)</span> <span>{</span>
        XMLHttpRequestObject<span>.</span><span>open</span><span>(</span><span>"GET"</span><span>,</span>
dataSource<span>);</span>
       
XMLHttpRequestObject<span>.</span>onreadystatechange <span>=</span> <span>function</span><span>()</span>
    <span>{</span>
        <span>if</span> <span>(</span>XMLHttpRequestObject<span>.</span>readyState
<span>==</span> <span>4</span> <span>&amp;&amp;</span> XMLHttpRequestObject<span>.</span>status <span>==</span> <span>200</span><span>)</span> <span>{</span>
            <span>if</span> <span>(</span>XMLHttpRequestObject<span>.</span>responseText
<span>==</span> <span>"terdaftar"</span><span>)</span> <span>{</span>
               
<span>var</span> target <span>=</span> document<span>.</span><span>getElementById</span><span>(</span><span>"target"</span><span>);</span>
               
target<span>.</span>innerHTML <span>=</span> <span>"&lt;div&gt;Maaf, username &lt;b&gt;"</span><span>+</span>input<span>.</span>value<span>+</span><span>"&lt;/b&gt; sudah dipakai,  </span>
<span>silahkan pilih yang lain.&lt;/div&gt;"</span><span>;</span>
            <span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
               
<span>var</span> target <span>=</span> document<span>.</span><span>getElementById</span><span>(</span><span>"target"</span><span>);</span>
               
target<span>.</span>innerHTML <span>=</span> <span>"&lt;div&gt;OK&lt;/div&gt;"</span><span>;</span>
            <span>}</span>
        <span>}</span>
    <span>}</span>
    XMLHttpRequestObject<span>.</span><span>send</span><span>(</span><span>null</span><span>);</span>
    <span>}</span>
<span>}</span>
<span>function</span> <span>cekusername</span><span>(</span>keyEvent<span>)</span> <span>{</span>
    keyEvent <span>=</span> <span>(</span>keyEvent<span>)</span> <span>?</span> keyEvent<span>:</span> window<span>.</span>event<span>;</span>
    input <span>=</span> <span>(</span>keyEvent<span>.</span>target<span>)</span> <span>?</span> keyEvent<span>.</span>target <span>:</span>
keyEvent<span>.</span>srcElement<span>;</span>
    <span>if</span> <span>(</span>keyEvent<span>.</span>type <span>==</span> <span>"keyup"</span><span>)</span> <span>{</span>
        <span>var</span> target <span>=</span> document<span>.</span><span>getElementById</span><span>(</span><span>"target"</span><span>);</span>
        target<span>.</span>innerHTML <span>=</span> <span>"&lt;div&gt;&lt;/div&gt;"</span><span>;</span>
        <span>if</span> <span>(</span>input<span>.</span>value<span>)</span> <span>{</span>
            <span>getusername</span><span>(</span><span>"cekusername.php?qu="</span>
<span>+</span> input<span>.</span>value<span>);</span>
        <span>}</span>
    <span>}</span>
<span>}</span>
<span>&lt;/</span>script<span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span>head<span>&gt;</span>
<span>&lt;</span>body<span>&gt;</span>
<span>&lt;</span>h4<span>&gt;</span>Silahkan isi Username <span>"dhimas"</span> dan cobalah isi dengan username lainnya<span>&lt;/</span>h4<span>&gt;</span>
<span>&lt;</span>form<span>&gt;</span>
Username<span>:</span> <span>&lt;</span>input type<span>=</span><span>"text"</span> name<span>=</span><span>"username"</span> onkeyup <span>=</span><span>"cekusername(event)"</span> <span>/&gt;&lt;</span>Br
<span>/&gt;</span>
<span>&lt;</span>div id<span>=</span><span>"target"</span><span>&gt;&lt;</span>div<span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span>form<span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span>body<span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span>html<span>&gt;</span></pre>
</div>
<p>Sekarang saya akan jelaskan terlebih dahulu mengenai formajax.html. Pertama-tama pada awal script kita memiliki:</p>
<div>
<pre><span>var</span> XMLHTTPRequestObject <span>=</span> <span>false</span><span>;</span>
<span>if</span> <span>(</span>window<span>.</span>XMLHttpRequest<span>)</span> <span>{</span>
XMLHttpRequestObject <span>=</span> <span>new</span> <span>XMLHttpRequest</span><span>();</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>if</span> <span>(</span>window<span>.</span>ActiveXObject<span>)</span> <span>{</span>
XMLHttpRequestObject <span>=</span> <span>new</span> <span>ActiveXObject</span><span>(</span><span>"Microsoft.XMLHttp"</span><span>);</span>
<span>}</span></pre>
</div>
<p>Itu merupakan fungsi dasar Ajax untuk membuat <code>XMLHttpRequest</code>. saya sudarh pernah menerangkan hal ini pada artikel saya mengenai dasar-dasar Ajax. Jadi anda baca lagi, saya tidak akan menerangkannya lagi. Setelah itu terdapat fungsi <code>function getusername(dataSource)</code> Nah fungsi ini untuk mengambil hasil dari file PHP kita dan menampilkannya di dalam div yang kita inginkan. Fungsi ini dipanggil belakangan karena itu nanti saja akan saya terangkan. Kemudian kita memiliki fungsi <code>function cekusername(keyEvent)</code>, nah ini merupakan fungsi untuk mengecek event kita pada form tersebut.</p>
<p>Pada form dibagian bawah kita memanggil fungsi tersebut melalui atribut <code>onkeyup ="cekusername(event)"</code>. Ini berarti ketika kita menulis sesuatu di field Username, ketika tombol terangkat maka fungsi <code>cekusername(event)</code> dijalankan. Nah pada fungsi <code>cekusername(event)</code> terdapat kode <code>input = (keyEvent.target) ? keyEvent.target : keyEvent.srcElement;</code>, ini berarti kita membuat variabel <code>input</code> yang isinya adalah text yang sudah kita masukkan. Setelah itu kita cek jika tombol terangkat (dengan kode <code>if (keyEvent.type == "keyup") {</code>) maka kita panggil fungsi <code>getusername("cekusername.php?qu=" + input.value);</code>. Yang berarti kita memanggil fungsi <code>getusername</code> dengan mengirimkan file php yang akan kita panggil untuk melakukan pengecekan. Nah sekarang kita buat file phpnya dulu. Buatlah file php dengan nama cekusername.php dan isilah dengan kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
$username<span>=</span>$_GET<span>[</span><span>"qu"</span><span>];</span>
<span>if</span> <span>(</span>$username<span>==</span><span>"dhimas"</span><span>)</span><span>{</span>
echo <span>"terdaftar"</span><span>;</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
echo <span>"ok"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Pada fungsi <code>getusername</code> kita menyimpan file PHP kita kedalam variabel <code>datasource</code> dan kita memanggil file PHP kita dengan kode <code>XMLHttpRequestObject.open("GET", dataSource);</code>. Didalam file PHP kita melakukan pengecekan sederhana apakah variabel <code>qu</code> isinya dhimas. Jika ya kita tampilkan text &#8220;terdaftar&#8221; jika tidak kita tampilkan text &#8220;ok&#8221;.</p>
<p>Misal kita akan menulis &#8220;dhimas&#8221;. Maka ketika kita baru mengetik huruf &#8220;d&#8221;, maka semua fungsi dijalankan dan <code>XMLHttpRequestObject.open("GET", dataSource);</code> memanggil file cekusername.php dengan isi <code>cekusername.php?qu=d</code>, kemudian di cek di PHP dan karena &#8220;d&#8221; tidak sama dengan &#8220;dhimas&#8221; maka hasilnya adalah teks &#8220;ok&#8221;. Kemudian baru kita cek <code>if (XMLHttpRequestObject.responseText == "terdaftar")</code> yang berarti jika teks yang ditampilkan &#8220;terdaftar&#8221; maka kita akan tampilkan pesan bahwa username dhimas sudah terdaftar didalam div yang memiliki id target.</p>
<p>Karena teks yang ditampilkan adalah &#8220;ok&#8221; maka yang dijalankan adalah kode berikutnya yaitu menampilkan teks &#8220;OK&#8221; didalam div yang memiliki id target. Kemudian kita meneruskan mengetik &#8220;h&#8221;, proses tersebut kemudian diulangi kembali, hingga kita mengetik &#8220;dhimas&#8221; yang didalam kode PHP menghasilkan teks &#8220;terdaftar&#8221;</p>
<p>Anda bisa bayangkan betapa berat proses yang dijalankan. Pada praktek sesungguhnya, didalam file PHP nya anda <strong>melakukan pengecekan ke database mysql apakah username yang diketikkan sudah ada di database atau belum.</strong> Bagaimana pusing? tentu saja, karena Ajax memang rumit.</p>
<div>Jika anda membuat aplikasi pendaftaran registrasi yang sesungguhnya, anda tetap harus melakukan pengecekan username menggunakan pemrograman server seperti PHP, ASP dll. Baru jika anda sudah membuatnya anda bisa tambahkan pemanis dengan membuat pengecekan tambahan menggunakan Ajax. Gunakan Ajax hanya sebagai pelengkap.</div>
<p>Silahkan dicoba dan alangkah baiknya sebelum mencoba anda mengerti dasar-dasarnya dulu, karena 90% kode diatas merupakan dasar dari Ajax. Jika anda pusing istirahat dulu sebentar, kemudian coba lagi pelan-pelan karena Ajax bukan sesuatu yang mudah untuk dipelajari.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/224/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=224&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mendeteksi-event-keystroke-pada-textbox-menggunakan-ajax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PHP MySQL Create Database and Tables</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/php-mysql-create-database-and-tables/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/php-mysql-create-database-and-tables/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 02:12:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP MySQL Create Database and Tables]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Create a Database The CREATE DATABASE statement is used to create a database in MySQL. Sintax CREATE DATABASE database_name To learn more about SQL, please visit our SQL tutorial. To get PHP to execute the statement above we must use the mysql_query() function. This function is used to send a query or command to a [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=221&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Create a Database</h2>
<p>The CREATE DATABASE statement is used to create a database in MySQL.</p>
<h4>Sintax</h4>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>CREATE DATABASE database_name</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>To learn more about SQL, please visit our <a href="http://muelyadi.wordpress.com/sql/default.asp">SQL tutorial</a>.</p>
<p>To get PHP to execute the statement above we must use the mysql_query() function. This function is used to send a query or command to a MySQL connection.</p>
<h3>Example</h3>
<p>The following example creates a database called &#8220;my_db&#8221;:<span id="more-221"></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>&lt;?php<br />
$con = mysql_connect(&#8220;localhost&#8221;,&#8221;peter&#8221;,&#8221;abc123&#8243;);<br />
if (!$con)<br />
  {<br />
  die(&#8216;Could not connect: &#8216; . mysql_error());<br />
  }if (mysql_query(&#8220;CREATE DATABASE my_db&#8221;,$con))<br />
  {<br />
  echo &#8220;Database created&#8221;;<br />
  }<br />
else<br />
  {<br />
  echo &#8220;Error creating database: &#8221; . mysql_error();<br />
  }</p>
<p>mysql_close($con);<br />
?&gt;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </p>
<hr />
<h2>Create a Table</h2>
<p>The CREATE TABLE statement is used to create a table in MySQL.</p>
<h3>Syntax</h3>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>CREATE TABLE table_name<em><br />
</em>(<br />
column_name1 data_type,<em><br />
</em>column_name2 data_type,<em><br />
</em>column_name3 data_type,<em><br />
&#8230;.</em><br />
)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>To learn more about SQL, please visit our <a href="http://muelyadi.wordpress.com/sql/default.asp">SQL tutorial</a>.</p>
<p>We must add the CREATE TABLE statement to the mysql_query() function to execute the command.</p>
<h3>Example</h3>
<p>The following example creates a table named &#8220;Persons&#8221;, with three columns. The column names will be &#8220;FirstName&#8221;, &#8220;LastName&#8221; and &#8220;Age&#8221;:</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>&lt;?php<br />
$con = mysql_connect(&#8220;localhost&#8221;,&#8221;peter&#8221;,&#8221;abc123&#8243;);<br />
if (!$con)<br />
  {<br />
  die(&#8216;Could not connect: &#8216; . mysql_error());<br />
  }// Create database<br />
if (mysql_query(&#8220;CREATE DATABASE my_db&#8221;,$con))<br />
  {<br />
  echo &#8220;Database created&#8221;;<br />
  }<br />
else<br />
  {<br />
  echo &#8220;Error creating database: &#8221; . mysql_error();<br />
  }</p>
<p>// Create table<br />
mysql_select_db(&#8220;my_db&#8221;, $con);<br />
$sql = &#8220;CREATE TABLE Persons<br />
(<br />
FirstName varchar(15),<br />
LastName varchar(15),<br />
Age int<br />
)&#8221;;</p>
<p>// Execute query<br />
mysql_query($sql,$con);</p>
<p>mysql_close($con);<br />
?&gt;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Important:</strong> A database must be selected before a table can be created. The database is selected with the mysql_select_db() function.</p>
<p><strong>Note:</strong> When you create a database field of type varchar, you must specify the maximum length of the field, e.g. varchar(15).</p>
<p>The data type specifies what type of data the column can hold. For a complete reference of all the data types available in MySQL, go to our complete <a href="http://muelyadi.wordpress.com/sql/sql_datatypes.asp">Data Types reference</a>.<br />
300&#215;250 IFRAME &#8211; ALTERNATIVE</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=221&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/php-mysql-create-database-and-tables/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>create-mysql-database-with-php</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/create-mysql-database-with-php/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/create-mysql-database-with-php/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 02:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[create-mysql-database-with-php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[To create a database use the mysql_query() function to execute an SQL query like this &#60;?php include &#8216;config.php&#8217;; include &#8216;opendb.php&#8217;; $query  = &#8220;CREATE DATABASE phpcake&#8221;; $result = mysql_query($query); include &#8216;closedb.php&#8217;; ?&#62; Please note that the query should not end with a semicolon. PHP also provide a function to create MySQL database, mysql_create_db(). This function is [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=219&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>To create a database use the <span>mysql_query() </span>function to execute an SQL query like this</p>
<div>
<p>&lt;?php<br />
include &#8216;config.php&#8217;;<br />
include &#8216;opendb.php&#8217;;</p>
<p><strong>$query  = &#8220;CREATE DATABASE phpcake&#8221;;<br />
$result = mysql_query($query);</strong></p>
<p>include &#8216;closedb.php&#8217;;<span id="more-219"></span><br />
?&gt;</div>
<p>Please note that the query <strong>should not</strong> end with a semicolon.</p>
<p>PHP also provide a function to create MySQL database, <span>mysql_create_db()</span>. This function is deprecated though. It is better to use <span>mysql_query()</span> to execute an SQL CREATE DATABASE statement instead like the above example.</p>
<p>If you want to create MySQL database using PHP <span>mysql_create_db()</span> function you can do it like this :</p>
<div>
<p>&lt;?php<br />
include &#8216;config.php&#8217;;<br />
include &#8216;opendb.php&#8217;;</p>
<p><strong>mysql_create_db(&#8216;phpcake&#8217;);</strong></p>
<p>include &#8216;closedb.php&#8217;;<br />
?&gt;</p></div>
<p>If you want to create tables in the database you just created don&#8217;t forget to call <span>mysql_select_db() </span>to access the new database.</p>
<p><strong>Note: </strong>some webhosts require you to create a MySQL database and user through your website control panel (such as CPanel). If you get an error when trying to create database this might be the case.</p>
<table border="0" cellspacing="0" width="650" align="center">
<tbody>
<tr>
<td>
<h2>Creating the Tables</h2>
<p>To create tables in the new database you need to do the same thing as creating the database. First create the SQL query to create the tables then execute the query using <span>mysql_query()</span> function.</p>
<p>Example : contact.php<br />
Source code : <a title="PHP MySQL Tutorial : Create A Contact Table" href="http://www.php-mysql-tutorial.com/examples/source/contact.phps">contact.phps</a></p>
<div>
<p>&lt;?php<br />
include &#8216;config.php&#8217;;<br />
include &#8216;opendb.php&#8217;;</p>
<p>$query  = &#8216;CREATE DATABASE phpcake&#8217;;<br />
$result = mysql_query($query);</p>
<p><strong>mysql_select_db(&#8216;phpcake&#8217;) or die(&#8216;Cannot select database&#8217;); </strong></p>
<p>$query = &#8216;CREATE TABLE contact( &#8216;.<br />
         &#8217;cid INT NOT NULL AUTO_INCREMENT, &#8216;.<br />
         &#8217;cname VARCHAR(20) NOT NULL, &#8216;.<br />
         &#8217;cemail VARCHAR(50) NOT NULL, &#8216;.<br />
         &#8217;csubject VARCHAR(30) NOT NULL, &#8216;.<br />
         &#8217;cmessage TEXT NOT NULL, &#8216;.<br />
         &#8217;PRIMARY KEY(cid))&#8217;;</p>
<p>$result = mysql_query($query);</p>
<p>include &#8216;closedb.php&#8217;;<br />
?&gt;</p></div>
<p>Of course when you need to create lots of tables it&#8217;s a good idea to read the query from a file then save in <span>$query</span> variable instead of writing the query in your script.</p>
<div>
<p>&lt;?php<br />
include &#8216;config.php&#8217;;<br />
include &#8216;opendb.php&#8217;;</p>
<p>$queryFile = &#8216;myquery.txt&#8217;;</p>
<p><strong>$fp    = fopen($queryFile, &#8216;r&#8217;);<br />
$query = fread($fp, filesize($queryFile));<br />
fclose($fp);<br />
</strong>$result = mysql_query($query);</p>
<p>include &#8216;closedb.php&#8217;;<br />
?&gt;</p></div>
<p> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h2>Deleting a Database</h2>
<p>As with creating a database, it is also preferable to use <span>mysql_query()</span> and to execute the SQL DROP DATABASE statement instead of using <span>mysql_drop_db()</span></p>
<div>
<p>&lt;?php<br />
include &#8216;config.php&#8217;;<br />
include &#8216;opendb.php&#8217;;</p>
<p>// &#8230; do something here</p>
<p><strong>$query  = &#8216;DROP DATABASE phpcake&#8217;;</strong><br />
$result = mysql_query($query);</p>
<p>// &#8230; probably do something here too</p>
<p>include &#8216;closedb.php&#8217;;<br />
?&gt;</p></div>
<p>After the database and the tables are ready it&#8217;s time to put something into the database.</p>
<p>or</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/219/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=219&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/create-mysql-database-with-php/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar PHP dari menginstall PHP sampai mempelajari fungsi-fungsi dasar</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/belajar-php-dari-menginstall-php-sampai-mempelajari-fungsi-fungsi-dasar/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/belajar-php-dari-menginstall-php-sampai-mempelajari-fungsi-fungsi-dasar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 01:36:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar PHP dari menginstall PHP sampai mempelajari fungsi-fungsi dasar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin membuat website dinamis? maka anda perlu mempelajari bahasa pemrograman web server seperti ASP.net, PHP, JSP, Perl, Python, RoR (Ruby on Rails) dan masih banyak lagi. Anda tidak perlu mempelajari semuanya cukup pilih saja salah satu. Dan jika anda memilih PHP, maka anda berada diwebsite yang tepat. Jika anda memilih lainnya silahkan browsing lagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=200&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda ingin membuat website dinamis? maka anda perlu mempelajari bahasa pemrograman web server seperti ASP.net, PHP, JSP, Perl, Python, RoR (Ruby on Rails) dan masih banyak lagi. Anda tidak perlu mempelajari semuanya cukup pilih saja salah satu. Dan jika anda memilih PHP, maka anda berada diwebsite yang tepat. Jika anda memilih lainnya silahkan browsing lagi di Google, karena saya belum menguasainya (saya bilang belum karena saya berencana mempelajarinya, hanya saja tidak ada waktu untuk mempelajarinya).</p>
<h4>Apa itu PHP?<span id="more-200"></span></h4>
<p>Salah satu alasan PHP menjadi sukses seperti sekarang ini adalah karena kemampuannya yang menakjubkan. PHP dapat berkomunikasi dengan berbagai macam database dan mengenal semua protokol internet. PHP mudah digunakan dan cepat. Class-class / fungsi-fungsi PHP dapat anda temukan dengan mudah di internet. Apabila anda ingin membuat web dinamis dan belum tau caranya, PHP adalah bahasa pemrograman yang tepat.</p>
<p>PHP merupakan kependekan dari HyperText Preprocessor, awalnya merupakan kependekan dari Personal HomePage. PHP Merupakan bahasa pemrograman yang biasanya ditulis bersama kode HTML. Tidak seperti HTML yang langsung dikirim ke browser, script PHP di parsing dulu oleh PHP binary dalam komputer server. Elemen HTML dibiarkan tetapi kode PHP di eksekusi terlebih dahulu dan hasilnya dalam bentuk HTML dikirim ke browser pengguna. Kode PHP mampu menjalankan perintah database, membuat gambar, membaca dan menulis file, serta kemampuan lainnya yang tidak memiliki batas.</p>
<div>PHP 4 akan dihentikan pengembangannya pada Desember 2007, tapi tenang saja pengguna PHP 4 diseluruh dunia masih diatas 80% dibanding PHP versi lainnya.</div>
<p>Pada saat artikel ini ditulis, PHP telah memasuki versi 5, tetapi versi 4 nya masih banyak digunakan. Bahkan versi 6 Alpha telah keluar sejak akhir 2006. Pada versi 5 keatas PHP telah memiliki konsep OOP (Pemrograman Berorientasi Objek) yang cukup bagus dan sebanding dnegan Java. Jadi jika anda menggunakan PHP 5 anda harus terbiasa dengan konsep OOP. Saya akan membahas konsep OOP lain kali, disini kita menggunakan PHP 4 dan tidak menggunakan konsep OOP. Jadi sangat cocok bagi anda yang merupakan pemula dan ingin belajar PHP.</p>
<h4>Cara menginstall PHP</h4>
<p>Sudah cukup kita ngomongin PHP, sekarang sebelum kita dapat menggunakan PHP pertama-tama kita perlu menginstall PHP pada komputer kita. PHP dapat dijalankan di berbagai macam sistem operasi dan servers. PHP dapat berjalan di Windows, Unix, Linux dan Macintosh. PHP juga dapat bekerja pada berbagai macam web server termasuk Apache (Apache merupakan opensource dan pasangan sehidup semati dengan PHP), Microsoft IIS (Internet Information Server), Website Pro, iPlanet dan Microsoft PWS (Personal Web Server). Disini kita akan menginstall PHP didalam Windows XP menggunakan server Apache.</p>
<p>Cara termudah menginstall PHP adalah dengan menggunakan appserv. Appserv merupakan sebuah paket untuk Windows dimana didalamnya terdapat :</p>
<ul>
<li>Apache Web Server</li>
<li>PHP Script Language</li>
<li>MySQL Database</li>
<li>Zend Optimizer</li>
<li>phpMyAdmin Database Manager</li>
</ul>
<p>Daripada kita mendownload satu-satu, lebih mudah kita menggunakan apsserv, karena didalamnya sudah terdapat semua. Anda tinggal download dan install.</p>
<p>Pertama-tama bukalah <a href="http://www.appservnetwork.com/">http://www.AppServNetwork.com</a> dan download Appserv versi terbaru. Setelah itu jalankan filenya dan akan muncul layar seperti dibawah ini:</p>
<p><img src="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_01.gif" alt="Layar Selamat datang" width="344" height="225" /></p>
<p>Klik Next aja.</p>
<p><img src="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_02.gif" alt="Pilih Folder Instalasi" width="344" height="225" /></p>
<p>Ini merupakan default folder dimana anda akan menginstall Appserv. Saya sarankan biarkan saja menggunakan folder defaultnya tidak usah diubah. Klik Next</p>
<p><img src="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_03.gif" alt="Pilih tipe Instalan" width="344" height="225" /></p>
<p>Pilihlah typical dan klik Next</p>
<p><img src="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_04.gif" alt="Setting Localhost" width="354" height="229" /></p>
<p>Biarkan saja Server Name nya dengan localhost dan Port nya 80. Klik Next</p>
<p><img src="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_05.gif" alt="Username dan Password untuk mengakses MySQL" width="354" height="229" /></p>
<p>Pilihlah Username dan Password untuk mengakses database MySQL. Isi sesuka anda, asal anda jangan lupa dengan username dan passwordnya. Kemudian klik Next, selesailah sudah. Anda sudah berhasil menginstall PHP pada komputer anda. Bagaimana mudah bukan.</p>
<p>Sekarang buka browser anda dan ketik &#8216;localhost&#8217;, maka browser anda akan menjadi seperti ini:</p>
<p><img src="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_06.gif" alt="Tampilan Localhost Appserv" width="380" height="238" /></p>
<p>Selamat, PHP sudah terinstall pada komputer anda. Sekarang mari kita mencoba beberapa kode PHP.</p>
<h4>PHP pertama saya begitu menggoda</h4>
<p>Perlu di ingat jika anda membuat file PHP, maka anda perlu menyimpannya di folder c:\appserv\www\folderanda. Sekarang buka Windows explorer dan buka c:\appserv\www setelah itu buatlah folder dan beri nama folder tersebut &#8216;contoh&#8217;. Seperti dokumen HTML, PHP merupakan file text. Karena itu anda dapat membuatnya dengan text editor seperti Notepad atau BBEdit untuk MacOS atau Vi dan Emacs untuk Unix/Linux. Saya pribadi menyukai Editplus atau PHPEdit karena software tersebut memiliki sintax highlighting yang memudahkan kita.</p>
<p>Engine PHP akan mengeksekusi kode PHP setelah (<code>&lt;?</code>) sampai ketemu dengan (<code>?&gt;</code>), jika kode PHP anda benar maka hasilnya akan ditampilkan, tetapi apabila salah maka terdapat pesan error dengan memberi tahu anda pada baris berapa terdapat error nya. Sekarang buka teks editor favorit anda dan cobalah kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>print</span> <span>(</span><span>"Hello World!"</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Sekarang simpan file tersebut di to c:\appserv\www\contoh\hello.php. Buka browser anda dan jalankan &#8216;http://localhost/contoh/hello.php&#8217;. Maka pada browser anda akan tampil seperti ini:</p>
<p><img src="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_07.gif" alt="Tampilan kode PHP Hello World" width="247" height="104" /></p>
<p><code>print()</code> merupakan fungsi untuk mengoutput data. Apa saja yang dituliskan oleh <code>print()</code> akan ditampilkan pada browser. <code>print()</code> merupakan salah satu fungsi yang terdapat dalam PHP untuk menampilkan data, biasanya dimodifikasi dengan data yang dimasukkan, Dalam kasus ini anda menjalankan fungsi <code>print() </code>yang berisi sekumpulan karakter (Hello World) atau disebut String. String harus diapit oleh tanda &#8220;.</p>
<div>Setiap baris dari kode PHP selalu diakhiri dengan tanda titik koma &#8221; ; &#8220;</div>
<p>Anda dapat memasang kode PHP didalam HTML, cukup seperti ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>html</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>title</span><span>&gt;</span><span>My</span> <span>first</span> <span>PHP</span><span>&lt;/</span><span>title</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;?</span>
<span>print</span> <span>"Hello &lt;b&gt;World&lt;/b&gt;"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>body</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<p>Tetapi anda tidak bisa menyimpannya dalam format .html, anda harus menyimpannya dalam format .php</p>
<h4>Comments</h4>
<p>Sama seperti HTML, anda pun bisa menuliskan komentar di kode PHP anda. Untuk menuliskan komentar satu baris pada PHP harus diawali dengan dua tanda <code>//</code> atau sebuah tanda <code>#</code>. Semua teks setelah tanda tersebut tidak akan dibaca oleh PHP. Jika anda ingin menuliskan komentar lebih dari satu baris anda dapat menggunakan tanda <code>/*</code> dan diakhiri dengan tanda <code>*/</code>. Contoh:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>// Ini merupakan kode pertama sayaprint ("Hello World!");</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<h4>Variables</h4>
<p>Variabel merupakan sebuah tempat yang anda definisikan untuk menyimpan sebuah nilai. Variabel mempunyai nama yang anda definisikan dan diawali dengan tanda <code>$</code>. Nama variabel bebas anda dapat menuliskan dengan karakter, angka dan garis bawah &#8220;_&#8221;. Nama variabel tidak boleh mengandung spasi atau karakter lain selain angka dan huruf. Contoh:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$nama</span><span>=</span><span>"bobi"</span><span>;</span>
<span>$umur</span><span>=</span><span>30</span><span>;</span>
<span>$negara</span><span>=</span><span>"Indonesia"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"Halo nama saya $name, saya $age tahun dan tinggal di $country"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:</p>
<p>Halo nama saya bobi, saya 30 tahun dan tinggal di Indonesia</p>
<p>Sudah dapet maksudnya? Jika anda lihat kode diatas, kita membuat variabel nama yang diisi dengan teks &#8220;bobi&#8221;, kita kuga membuat variabel umur dan negara. Maka apabila kita menulis <code>$umur</code> didalam fungsi print maka yang ditampilkan adalah isi dari variabel tersebut. Kita juga dapat mengisi variabel dengan variabel yang lain serta dapat memanipulasinya. Ini contohnya:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>3</span><span>;</span>
<span>$y</span><span>=</span><span>4</span><span>;</span>
<span>$hasil</span><span>=</span><span>$x</span><span>+</span><span>$y</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x + $y = $hasil&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>$firstname</span><span>=</span><span>"Dhimas"</span><span>;</span>
<span>$lastname</span><span>=</span><span>"Ronggobramantyo"</span><span>;</span>
<span>$fullname</span><span>=</span><span>"$firstname $lastname"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"Nama saya adalah $fullname"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:</p>
<p>3 + 4 = 7<br />
Nama saya adalah Dhimas Ronggobramantyo</p>
<p>Jika anda lihat pada variabel &#8220;hasil&#8221; kita mengisinya dengan variabel x ditambah variabel y. Kita melakukan manipulasi yaitu menambah nilai variabel x dan y yang hasilnya disimpan pada variabel hasil. Sebelum anda meneruskan, coba anda pahami terlebih dahulu mengenai variabel, cobalah untuk mengubah kode-kode yang ada.</p>
<h4>Array</h4>
<p>Array merupakan sekumpulan elemen yang memiliki tipe yang sama. Di dalam array data tersimpan dengan menggunakan index untuk memudahkan pencarian kembali data tersebut. Variabel hanya memiliki sebuah nilai sedangkan array dapat mempunyai sejumlah nilai. Data dalam suatu array disebut elemen-elemen array. Semua elemen array yang tersimpan mempunyai tipe data yang sama. Array dapat berdimensi satu atau lebih (multidimensi). Oke sekarang cobalah contoh berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$name</span><span>[</span><span>0</span><span>]=</span><span>"James"</span><span>;</span>
<span>$name</span><span>[</span><span>1</span><span>]=</span><span>"Bobi"</span><span>;</span>
<span>$name</span><span>[</span><span>2</span><span>]=</span><span>"Robert"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"Halo nama saya $name[0] dan teman saya adalah $name[2]"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:</p>
<p>Halo nama saya James dan teman saya adalah Robert</p>
<p>Mirip dengan variabel kan, hanya saja terdapat kurung siku atau dikenal dengan istilah vektor untuk membedakan antara $name yang satu dengan yang lain. Untuk membuat array anda dapat menggunakan cara lain yaitu menggunakan fungsi <code>array()</code>. Contoh:</p>
<p><code>$name = array("James", "Bobi", "Robert");</code></p>
<p>Pada bagian vektor (yang didalam kurung siku) tidak hanya dapat di isi angka saja tetapi juga dapat di isi oleh teks. Contoh:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$country</span><span>[</span><span>"james"</span><span>]=</span><span>"United States"</span><span>;</span>
<span>$country</span><span>[</span><span>"bob"</span><span>]=</span><span>"United Kingdom"</span><span>;</span>
<span>$country</span><span>[</span><span>"robert"</span><span>]=</span><span>"Singapore"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"Hallo $country[james]"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<h4>If statement</h4>
<p>Belajar pemrograman tidak akan lengkap jika belum ada <strong>if</strong>. Fungsi <code>if</code> digunakan untuk membuat berbagai ekspresi yang berbeda, apabila ekspresinya benar maka kode yang didalam ekspresi tersebut akan dijalankan. Untuk gampangnya perhatikan diagram kode diabawah ini:</p>
<p><code>if ( expression 1 )<br />
{<br />
// kode yang dijalankan apabila ekspresi 1 benar<br />
}<br />
elseif ( another expression 2 )<br />
{<br />
// kode yang dijalankan apabila ekspresi 1 salah<br />
// dan ekspresi 2 benar<br />
else<br />
{<br />
// kode yang dijalankan apabila ekspresi 1 dan 2 salah<br />
}</code></p>
<p>Apabila ekspresi 1 bernilai benar maka kode didalamnya akan dijalankan, dan setelah itu selesai. Tetapi apabila ekspresi 1 salah maka program akan membaca ekspresi 2, apabila ekspresi 2 maka kode didalamnya akan dijalankan dan selesai. Tetapi apabila ekspresi 2 salah maka program akan menjalankan kode yang berada didalam <code>else</code> karena semua ekspresi sebelumnya salah. Anda dapat menambahkan <code>elseif </code>sebanyak apapun yang anda mau. Cobalah kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>3</span><span>;</span>
<span>if</span> <span>(</span><span>$x</span> <span>&gt;</span> <span>5</span><span>)</span> <span>{</span>
   
<span>print</span> <span>"$x lebih besar dari 5"</span><span>;</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>if</span> <span>(</span><span>$x</span> <span>&lt;</span> <span>5</span><span>)</span> <span>{</span>
   
<span>print</span> <span>"$x lebih kecil dari 5"</span><span>;</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>if</span> <span>(</span><span>$x</span> <span>==</span> <span>5</span><span>)</span> <span>{</span>
   
<span>print</span> <span>"$x sama dengan 5"</span><span>;</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>    <span>print</span> <span>"$x bukan merupakan angka"</span><span>;</span><span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Variabel <code>$x</code> menyimpan nilai yaitu &#8220;3&#8243;. Angka &#8220;3&#8243; tidak lebih besar dari &#8220;5&#8243;, Maka ekspresi pertama akan dilewati. Pada <code>elseif</code> berikutnya diuji apakah 3 &lt; 5, tentu saja hasilnya benar. Maka blok kode didalamnya akan dijalankan. Cobalah untuk mengganti nilai variabel <code>$x</code> agar mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Pahamilah  perbedaannya. Contoh lainnya:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$score</span><span>=</span><span>67</span><span>;</span>
<span>if</span> <span>(</span><span>$score</span> <span>&lt;</span> <span>20</span><span>)</span> <span>{</span>
<span>print</span> <span>"Nilai anda: $score, anda dapat E"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>elseif</span> <span>(</span> <span>(</span><span>$score</span> <span>&gt;</span> <span>20</span><span>)</span> <span>&amp;&amp;</span> <span>(</span><span>$score</span> <span>&lt;</span> <span>40</span><span>)</span> <span>)</span> <span>{</span>
<span>print</span> <span>"Nilai anda: $score, anda dapat D"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>elseif</span> <span>(</span> <span>(</span><span>$score</span> <span>&gt;</span> <span>40</span><span>)</span> <span>&amp;&amp;</span> <span>(</span><span>$score</span> <span>&lt;</span> <span>60</span><span>)</span> <span>)</span> <span>{</span>
<span>print</span> <span>"Nilai anda: $score, anda dapat C"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>elseif</span> <span>(</span> <span>(</span><span>$score</span> <span>&gt;</span> <span>40</span><span>)</span> <span>&amp;&amp;</span> <span>(</span><span>$score</span> <span>&lt;</span> <span>80</span><span>)</span> <span>)</span> <span>{</span>
<span>print</span> <span>"Nilai anda: $score, anda dapat B"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>else</span> <span>{</span>
<span>print</span> <span>"Nilai anda: $score, anda dapat A"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<h4>Switch Statement</h4>
<p>Perintah switch merupakan alternatif pengganti dari If. Perintah switch akan menyeleksi kondisi yang diberikan dan kemudian membandingkan hasilnya dengan konstanta-konstanta yang ada didalam case. Pembandingan akan dimulai dari konstanta pertama sampai terakhir. Jika kondisi ditemukan maka program akan membaca kode didalam konstanta tersebut, dan ketika bertemu perintah <code>break;</code> maka program akan keluar dari fungsi switch. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram kode berikut ini:</p>
<p><code>switch ( expression )<br />
{<br />
case result1:<br />
// Kode akan dijalankan apabila ekspresi sesuai dengan result1<br />
break;<br />
case result2:<br />
// Kode akan dijalankan apabila ekspresi sesuai dengan result1<br />
break;<br />
default:<br />
// Kode akan dijalankan apabila break tidak dijalankan<br />
}</code></p>
<p>Pada dasarnya mirip dengan if, coba anda perhatikan contoh berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$sex</span><span>=</span><span>cowok</span><span>;</span>
<span>switch</span> <span>(</span> <span>$sex</span> <span>)</span>
<span>{</span>
    <span>case</span> <span>"cowok"</span><span>:</span>
        <span>print</span> <span>"Saya cowok"</span><span>;</span>
        <span>break</span><span>;</span>
    <span>case</span> <span>"cewek"</span><span>:</span>
        <span>print</span> <span>"saya cewek"</span><span>;</span>
        <span>break</span><span>;</span>
    <span>default</span><span>:</span>
        <span>print</span> <span>"Saya bukan cowok/cewek </span>
<span>tapi </span>
<span>$sex"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<h4>Pengulangan (while)</h4>
<p>Fungsi while digunakan untuk melakukan pengulangan suatu blok kode. Jumlah pengulangan yang terjadi tergantung dari ekspresi yang ditentukan. Anda akan sering menggunakan fungsi while untuk mengambil data dari database. Blok diagram kode while kira-kira seperti ini:</p>
<p><code>while (ekspresi)<br />
    Kode yang diulang<br />
endwhile;</code></p>
<p>Inilah contohnya:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$i</span><span>=</span><span>1</span><span>;</span>
<span>while</span> <span>(</span><span>$i</span> <span>&lt;=</span> <span>10</span><span>)</span> <span>{</span>
   
<span>echo</span> <span>"Loop $i&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
   
<span>$i</span><span>++;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:</p>
<p>Loop 1<br />
Loop 2<br />
Loop 3<br />
Loop 4<br />
Loop 5<br />
Loop 6<br />
Loop 7<br />
Loop 8<br />
Loop 9<br />
Loop 10</p>
<p><code>autoincrement (++)</code> dan <code>autodecrement (--)</code> sama saja artinya dengan menjumlahkan/mengurangkan nilai variabel dengan nilai satu, jadi jika kita memiliki variabel i yang bernilai 1 kemudian kita menjalankan <code>$i++;</code> maka nilai i akan menjadi 2. Pada kode diatas pertama-tama kita memberi nilai variabel i dengan 1. Kemudian dibawahnya ada kode while yang artinya jika nilai i lebih kecil sama dengan 10 maka kode yang berada didalam while akan dijalankan. Karena nilai i adalah 1 maka kode dijalankan yaitu mencetak teks Loop dan nilai variabel i yaitu 1. Setelah itu kode berikutnya adalah <code>$i++;</code> yang berarti nilai i menjadi 2.</p>
<p>Kembali mengecek apakah nilai i (yaitu 2) lebih kecil 10? karena benar maka kode didalam while dijalankan yaitu mencetak Loop dan nilai variabel i yaitu 2. Setelah itu kode berikutnya adalah <code>$i++;</code> yang berarti nilai i menjadi 3. Begitu seterusnya hingga nilai i betambah terus sampai ekspresi while salah (yaitu saat nilai i tidak lebih kecil dari 10) dan kode didalam tidak dijalankan.</p>
<p>Perlu di ingat apabila kita tidak memasang kode <code>$i++;</code> maka nilai i akan selalu 1 tidak bertambah sehingga kondisi i lebih kecil selalu tercapai dan pengulangan tidak berhenti. Hal ini akan membuat sistem berhenti bekerja, karena terus melakukan pengulangan.</p>
<h4>Pengulangan (for)</h4>
<p>Perintah for digunakan untuk mengulang perintah dengan jumlah pengulangan yang sudah diketahui. Pada perintah for anda tidak perlu menuliskan kondisi untuk diuji. Anda hanya menuliskan nilai awal dan akhir variabel penghitung. Nilai variabel penghitung ini akan bertambah atau berkurang setiap kali sebuah pengulangan dilakukan. Karena itu pengulangan yang tidak berhenti (seperti dalam kasus while) tidak akan terjadi. Diagram kodenya seperti ini:</p>
<p><code>for ( variable awal; ekspresi; variabel increment/decrement )<br />
{<br />
// Kode yang dijalankan<br />
}</code></p>
<p>Ekspresi pertama merupakan variabel awal / nilai awal, sedangkan yang kedua merupakan kondisi yang harus dicapai agar pengulangan dilakukan, sedangkan yang ketiga merupakan peningkatan/penurunan nilai variabel. Contoh diatas yang menggunakan while jika kita menggunakan for akan seperti ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>for</span> <span>(</span><span>$i</span><span>=</span><span>1</span><span>;</span> <span>$i</span><span>&lt;=</span><span>10</span><span>;</span> <span>$i</span><span>++)</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"Loop $i&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:</p>
<p>Loop 1<br />
Loop 2<br />
Loop 3<br />
Loop 4<br />
Loop 5<br />
Loop 6<br />
Loop 7<br />
Loop 8<br />
Loop 9<br />
Loop 10</p>
<h4>Fungsi</h4>
<p>Fungsi merupakan sekumpulan kode yang dapat kita panggil kembali. Ketika dipanggil maka kode-kode didalam fungsi tersebut akan dijalankan. Dengan menggunakan fungsi, program akan lebih mudah dibaca dan kita tidak perlu menulis kode yang sama berkali-kali. Kita dapat mengirimkan nilai variabel kedalam fungsi dan ketika fungsi selesai dijalankan nilai variabel tersebut dapat kita ambil kembali. Oke untuk lebih jelasnya, misalkan kita memiliki kode PHP seperti ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>7</span><span>;</span>
<span>$a</span><span>=</span><span>9</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$a</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>7</span><span>;</span>
<span>$a</span><span>=</span><span>9</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$a</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>7</span><span>;</span>
<span>$a</span><span>=</span><span>9</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$a</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>7</span><span>;</span>
<span>$a</span><span>=</span><span>9</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$a</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>7</span><span>;</span>
<span>$a</span><span>=</span><span>9</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$a</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Jika kita menulis kode tersebut, kita telah membuang-buang waktu karena kita menulis kode yang sama sebanyak 5 kali. Jika kita menggunakan <code>function()</code> maka kita cukup menulisnya sekali saja, dan sisanya tinggal memanggil fungsi tersebut. Oke sekarang kita coba buat kode diatas menggunakan fungsi:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>function</span> <span>myfunction</span><span>()</span> <span>{</span>
<span>$i</span><span>=</span><span>7</span><span>;</span>
<span>$a</span><span>=</span><span>9</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$a</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span>

<span>myfunction</span><span>();</span>
<span>myfunction</span><span>();</span>
<span>myfunction</span><span>();</span>
<span>myfunction</span><span>();</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Kita membuat fungsi dengan nama myfunction, kita bebas memberikan nama untuk fungsi yang kita buat. Didalam fungsi myfunction terdapat sekumpulan kode. Nah untuk memanggil fungsi myfunction kita cukup menulis nama fungsinya saja yaitu <code>myfunction();</code></p>
<p>Anda juga dapat mengirim variabel kedalam sebuah fungsi. Misal anda memiliki kode seperti dibawah ini yang dibuat tanpa fungsi:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$i</span><span>=</span><span>1</span><span>;</span>
<span>$j</span><span>=</span><span>2</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$j</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>3</span><span>;</span>
<span>$j</span><span>=</span><span>4</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$j</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>5</span><span>;</span>
<span>$j</span><span>=</span><span>6</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$j</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$i</span><span>=</span><span>7</span><span>;</span>
<span>$j</span><span>=</span><span>8</span><span>;</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$j</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Seperti yang anda lihat pada kode diatas sama semua hanya saja nilai variabelnya berbeda, kita dapat membuat fungsi dimana nilai variabelnya bisa kita masukkan. Seperti ini kodenya jika kode diatas dibuat menggunakan fungsi:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>function</span> <span>anotherfunction</span><span>(</span><span>$i</span><span>,</span><span>$j</span><span>)</span> <span>{</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>$i</span><span>+</span><span>$j</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"$x&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span>

<span>anotherfunction</span><span>(</span><span>1</span><span>,</span><span>2</span><span>);</span>
<span>anotherfunction</span><span>(</span><span>3</span><span>,</span><span>4</span><span>);</span>
<span>anotherfunction</span><span>(</span><span>5</span><span>,</span><span>6</span><span>);</span>
<span>anotherfunction</span><span>(</span><span>7</span><span>,</span><span>8</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p><code>function anotherfunction($i,$j)</code>. <code>$i</code> dan <code>$j</code> adalah variabel yang memiliki nilai 1 dan 2 ketika kita memanggil fungsi  <code>anotherfunction(1,2)</code> Jika kita memiliki fungsi:</p>
<p><code>function add($i,$j) {<br />
...<br />
}</code></p>
<p>Dan anda memanggil fungsi tersebut dengan <code>add(1,2); </code>maka nilai <code>$i</code> didalam fungsi tersebut adalah 1 dan nilai <code>$j</code> adalah 2.</p>
<p>Jika anda memiliki fungsi:</p>
<p><code>function substract($i,$j,$k) {<br />
...<br />
}</code></p>
<p>Dan anda memanggil fungsi <code>substract(5,6,8);</code> maka nilai <code>$i</code> = 5, <code>$j</code> = 6 dan <code>$k</code> = 8. Sekarang jika anda memanggil fungsi seperti ini:</p>
<p><code>$x=10;<br />
substract(8,9,$x);</code></p>
<p>maka <code>$i=8</code>, <code>$j=9</code> dan <code>$k=10</code>.</p>
<p>Bagaimana? sebelum anda lanjut akan lebih baik jika anda pahami betul mengenai fungsi, karena semakin besar kode PHP yang anda buat maka semakin banyak fungsi yang akan anda gunakan. Anda bisa saja membuat kode PHP tanpa fungsi, tetapi seperti yang saya bilang dengan fungsi anda bisa menghemat penulisan kode yang berulang-ulang.</p>
<h4>Forms</h4>
<p>Didalam dunia World Wide Web, form HTML merupakan tempat dimana kita bisa mengirimkan informasi dari pengguna ke server. PHP didesain agar dapat bekerja dan menerima informasi dari form HTML. Oke sekarang cobalah kode berikut ini dan simpan dengan nama form.php:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>form</span> <span>action</span><span>=</span><span>"result.php"</span> <span>method</span><span>=</span><span>"POST"</span><span>&gt;</span>
<span>Name</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"text"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"myname"</span> <span>size</span><span>=</span><span>"20"</span><span>&gt;&lt;</span><span>br</span><span>&gt;</span>
<span>Address</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"text"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"myaddress"</span> <span>size</span><span>=</span><span>"40"</span><span>&gt;&lt;</span><span>br</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"submit"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"submit"</span> <span>value</span><span>=</span><span>"Send"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>form</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<p>Sekarang tuliskan kode dibawah ini dan simpan dengan nama result.php:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>print</span> <span>"Selamat Datang, $myname.&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"Alamat anda adalah $myaddress"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Jika anda buka result.php maka isi dari variabel <code>$myname</code> dan <code>$myaddress</code> kosong, karena memang belum anda deklarasikan isinya. Tetapi jika anda membuka file  form.php terdapat text field dengan nama &#8220;myname&#8221; dan &#8220;myaddress&#8221;. Nah nama textfield ini akan menjadi nama variabel apabila kita mengirimkannya ke PHP. Buka form.php dan coba anda isi text nama dan alamat. Ketika tombol diklik maka variabel tersebut akan dikirim ke file post.php. Dan file post.php akan menerimanya dan menampilkannya.</p>
<p>Anda dapat mengirim nilai variabel tersebut ke file itu sendiri. Metode ini biasanya yang paling sering digunakan. Untuk mengirim variabel ke file dirinya sendiri ubah saja form action ke <code>&lt;?=$PHP_SELF?&gt;</code>. Cobalah kode dibawah ini dan simpan dengan nama self.php:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>html</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;?</span>
<span>If </span><span>(</span><span>$ok</span><span>)</span> <span>{</span>
<span>print</span> <span>"Selamat Datang, $myname.&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>"Alamat anda adalah $myaddress&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>form</span> <span>action</span><span>=</span><span>"&lt;?$PHP_SELF?&gt;"</span> <span>method</span><span>=</span><span>"POST"</span><span>&gt;</span>
<span>Name</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"text"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"myname"</span> <span>size</span><span>=</span><span>"20"</span><span>&gt;&lt;</span><span>br</span><span>&gt;</span>
<span>Address</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"text"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"myaddress"</span> <span>size</span><span>=</span><span>"40"</span><span>&gt;&lt;</span><span>br</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"submit"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"ok"</span> <span>value</span><span>=</span><span>"Send"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>form</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>html</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<h4>Beberapa fungsi built in PHP</h4>
<p>PHP memiliki buanyak fungsi didalamnya. Buanyak bukan banyak, karena memang sangat banyak. Anda dapat membaca semua fungsinya di manual PHP. Belum lagi class-class yang tersebar di internet. Dijamin anda akan menemukan apa yang anda butuhkan. Oke, kembali ke fungsi. Saya akan menerangkan 3 fungsi dalam PHP yaitu <code>date()</code>,<code> strlen()</code> dan <code>substr()</code>.</p>
<p>Fungsi <code>date()</code> digunakan untuk menampilkan tanggal dari server. Kita bisa mengatur hasil tampilan dari <code>date()</code> sesuka hati kita. Inilah kode-kode yang digunakan untuk menampilkan format <code>date()</code>:</p>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="2" width="500" bgcolor="#000000">
<tbody>
<tr>
<td bgcolor="#f4f4ff"><strong>Format</strong></td>
<td bgcolor="#f4f4ff"><strong>Deskripsi</strong></td>
<td bgcolor="#f4f4ff"><strong>Hasil</strong></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">a</td>
<td bgcolor="#ffffff">&#8216;am&#8217; atau &#8216;pm&#8217; huruf kecil</td>
<td bgcolor="#ffffff">pm</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">A</td>
<td bgcolor="#ffffff">&#8216;AM&#8217; atau &#8216;PM&#8217; huruf besar</td>
<td bgcolor="#ffffff">PM</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">d</td>
<td bgcolor="#ffffff">Tanggal (dengan angka diawali dengan 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">20</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">D</td>
<td bgcolor="#ffffff">Hari (3 huruf)</td>
<td bgcolor="#ffffff">Thu</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">F</td>
<td bgcolor="#ffffff">Bulan</td>
<td bgcolor="#ffffff">January</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff"> </td>
<td bgcolor="#ffffff">Jam (format 12 jam &#8211; diawali dengan 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">03</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">H</td>
<td bgcolor="#ffffff">Jam (format 24 jam &#8211; diawali dengan 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">20</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">g</td>
<td bgcolor="#ffffff">Jam (format 12 jam &#8211; tanpa 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">3</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">G</td>
<td bgcolor="#ffffff">Jam (format 24 jam &#8211; tanpa 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">20</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">i</td>
<td bgcolor="#ffffff">Menit</td>
<td bgcolor="#ffffff">47</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">j</td>
<td bgcolor="#ffffff">Tanggal (tanpa 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">3</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">1</td>
<td bgcolor="#ffffff">Hari</td>
<td bgcolor="#ffffff">Thursday</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">L</td>
<td bgcolor="#ffffff">Melompati tahun (&#8217;1&#8242; untuk ya, &#8217;0&#8242; untuk no)</td>
<td bgcolor="#ffffff">1</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">m</td>
<td bgcolor="#ffffff">Bulan (angka &#8211; diawali dengan 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">01</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">M</td>
<td bgcolor="#ffffff">Bulan (3 huruf)</td>
<td bgcolor="#ffffff">Jan</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">n</td>
<td bgcolor="#ffffff">Bulan (angka &#8211; tanpa 0)</td>
<td bgcolor="#ffffff">1</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">s</td>
<td bgcolor="#ffffff">Detik</td>
<td bgcolor="#ffffff">24</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">U</td>
<td bgcolor="#ffffff">Time stamp</td>
<td bgcolor="#ffffff">1142743213</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">y</td>
<td bgcolor="#ffffff">Tahun (2 digit)</td>
<td bgcolor="#ffffff">06</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">Y</td>
<td bgcolor="#ffffff">Tahun (4 digit)</td>
<td bgcolor="#ffffff">2006</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">z</td>
<td bgcolor="#ffffff">Jumlah hari dalam setahun (0-365)</td>
<td bgcolor="#ffffff">19</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#ffffff">Z</td>
<td bgcolor="#ffffff">Waktu dari GMT</td>
<td bgcolor="#ffffff">0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Contoh:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>print</span> <span>"Today is "</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>date</span><span>(</span><span>"j of F Y, \a\\t g.i a"</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:</p>
<p>Today is 11 of October 2007, at 11.42 am</p>
<p>Bagaimana? mudah bukan untuk menampilkan tanggal pada PHP, sekarang kita pelajari <code>strlen()</code></p>
<p><code>strlen()</code> digunakan untuk mengetahu panjang dari string atau jumlah karakter dalam string. <code>strlen()</code> memerlukan masukan berupa string dan akan mengembalikan nilai yang merupakan jumlah karakter dalam string tersebut.</p>
<p><code>substr()</code> digunakan untuk memotong suatu string dengan menentukan posisi karakter awal dan jumlah karakter yang akan dipotong. Daripada bingung cobalah kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$text</span><span>=</span><span>"Computer"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>strlen</span><span>(</span><span>"$text"</span><span>);</span>
<span>print</span> <span>"&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>substr</span><span>(</span><span>"$text"</span><span>,</span><span>3</span><span>);</span>
<span>print</span> <span>"&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>print</span> <span>substr</span><span>(</span><span>"$text"</span><span>,</span><span>3</span><span>,</span><span>3</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:</p>
<p>8<br />
puter<br />
put</p>
<p>Bagaimana? mudah kan. Semua yang telah anda baca, mulai dari menginstall hingga bagian ini merupakan dasar-dasar dari PHP dan masih banyak lagi yang harus dipelajari. Tetapi karena anda telah mengetahui dasarnya, maka tidak akan terlalu sulit apabila anda ingin mempelajari PHP lebih dalam lagi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/200/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=200&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/belajar-php-dari-menginstall-php-sampai-mempelajari-fungsi-fungsi-dasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_01.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Layar Selamat datang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_02.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Pilih Folder Instalasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_03.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Pilih tipe Instalan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_04.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Setting Localhost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_05.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Username dan Password untuk mengakses MySQL</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_06.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Tampilan Localhost Appserv</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muelyadi.wordpress.com/images/artikel/introphp_07.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Tampilan kode PHP Hello World</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menggambar di PHP Menggunakan GD Library</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/menggambar-di-php-menggunakan-gd-library/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/menggambar-di-php-menggunakan-gd-library/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 01:33:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Menggambar di PHP Menggunakan GD Library]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Anda dapat menggambar images di PHP? Ingin memanipulasi images dengan PHP? Tentu bisa, dengan menggunakan GD Library anda dapat memanipulasi images dengan PHP. Jika anda sudah menginstall PHP anda dapat menggunakan fungsi-fungsi image di PHP untuk membuat gambar secara dinamis. GD Library GD Library merupakan sekumpulan tool untuk memungkinkan pengguna PHP membuat gambar secara langsung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=197&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda dapat menggambar images di PHP? Ingin memanipulasi images dengan PHP? Tentu bisa, dengan menggunakan GD Library anda dapat memanipulasi images dengan PHP. Jika anda sudah menginstall PHP anda dapat menggunakan fungsi-fungsi image di PHP untuk membuat gambar secara dinamis.</p>
<h4>GD Library</h4>
<p>GD Library merupakan sekumpulan tool untuk memungkinkan pengguna PHP membuat gambar secara langsung (on-the-fly). Anda dapat menemukan informasi lengkap mengenai GD Library di <a href="http://www.boutell.com/gd/">http://www.boutell.com/gd/</a>. GD Library dapat menghasilkan format Portable Network Graphics (PNG) dan Joint Photographics Experts Group (JPEG). Versi terbaru dari GD Library tidak mendukung format GIF karena masalah lisensi.<span id="more-197"></span></p>
<p>Untuk menggunakan GD Library anda perlu menginstall GD Library pada PHP anda. Sebelum anda menginstall cobalah kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>ImageCreate</span><span>(</span><span>1</span><span>,</span><span>1</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Kenapa tidak terjadi apa-apa? Apakah GD Library belum terinstall di PHP saya? Jangan panik dulu, jika tidak terjadi apa-apa berarti GD Library telah terinstall pada PHP anda. Fungsi diatas merupakan fungsi untuk meletakkan posisi images dan kita belum membuat images yang ingin diletakkan, sehingga tidak menghasilkan apa-apa. Tetapi jika muncul pesan error berarti GD Library belum terinstall pada PHP anda dan anda boleh panik <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h4>Install GD Library</h4>
<p>Periksa <code>phpinfo()</code> dan pastikan GD support enabled. Jika masih disabled berarti GD Library belum aktif. Untuk mengaktifkannya bukalah file <code>php.ini</code> dan pada bagian dynamic extension carilah:</p>
<p><code>;extension=php_gd.dll</code></p>
<p>Aktifkan dengan cara menghapus tanda titik koma didepannya sehingga menjadi seperti ini:</p>
<p><code>extension=php_gd.dll</code></p>
<p>Restart web server anda. Jika GD Library masih belum bekerja, pastikan anda memiliki file <code>php_gd.dll</code> atau <code>php_gd2.dll</code> didalam folder lib pada PHP anda. Jika anda tidak memiliki filenya, downloadlah di <a href="http://www.php.net/">http://www.php.net</a> atau <a href="http://www.boutell.com/gd/">http://www.boutell.com/gd/</a></p>
<h4>My First Images</h4>
<p>Langsung saja kita coba kode dibawah ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>header </span><span>(</span><span>"Content-type: image/jpg"</span><span>);</span>
<span>$image</span> <span>=</span> <span>ImageCreate </span><span>(</span><span>260</span><span>,</span> <span>30</span><span>);</span>
<span>$background</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>69</span><span>,</span> <span>18</span><span>,</span> <span>121</span><span>);</span>
<span>$color</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>233</span><span>,</span> <span>233</span><span>,</span> <span>233</span><span>);</span>
<span>ImageString </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>40</span><span>,</span> <span>10</span><span>,</span> <span>5</span><span>,</span> <span>"My first images..."</span><span>,</span> <span>$color</span><span>);</span>
<span>Imagejpeg </span><span>(</span><span>$image</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:<br />
<img src="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_01.gif" alt="Latihan GD Library" width="261" height="32" /></p>
<p>Sebelum kita melakukan apapun dengan GD, kita perlu membuat image menggunakan fungsi <code>ImageCreate()</code>. <code>ImageCreate()</code> mengembalikan hasil image yang nantinya akan dimanipulasi oleh fungsi-fungsi lainnya.</p>
<p><code>ImageCreate (int x, int y)</code> Tempat atau wadah dimana image yang dibuat akan disimpan, x dan y merupakan lebar dan tinggi image yang dihasilkan. Pada kode diatas image yang dihasilkan memiliki lebar 260px dan tinggi 30px yang hasilnya disimpan dalam variabel <code>$image</code>.</p>
<p>Sebelum browser dapat mengetahui anda akan mengirim image, anda harus mengirim header agar browser mengetahui tipe file. Dalam hal ini adalah image. Anda dapat membuat header dengan cara seperti ini:</p>
<p><code>header ("Content-type: image/png");</code></p>
<div>Ingat!! karena kita menggunakan header image maka kita tidak bisa menampilkan apapun selain images yang digenerate oleh GD Library.</div>
<p>Kita tidak akan melihat image sampai kita memanggil fungsi <code>ImagePng()</code> atau <code>ImageJpeg()</code>. Sebelum kita memanggil fungsi tersebut, GD akan menggunakan formatnya sendiri dan menyimpannya di memory. Kita akan menggunakan image dengan format PNG untuk tutorial ini, tetapi tentu saja GD dapat membuat dengan format lain seperti JPEG atau TIFF.</p>
<p>Setelah browser mengetahui bahwa kita membuat image, yaitu format PNG, maka image akan dirender dan kita memasukkan fungsi untuk menampilkan image dari memory ke browser.</p>
<p><code>ImageColorAllocate(int image, int red, int green, int blue)</code><br />
Fungsi ini digunakan untuk memberi warna suatu image. Parameter pertama berisi wadah dimana image akan dibuat dan 3 parameter berikutnya merupakan warna RGB (Red, Green, Blue) yang berisi nilai antara 0-255. Pada kode diatas dibuat dua buah warna yaitu ungu gelap yang disimpan pada variable $background dan putih yang disimpan pada variabel $warna.</p>
<p><code>ImageString(int image, int font, int x, int y, string s, int color)</code><br />
Fungsi ini digunakan untuk menggambar teks dengan parameter wadah image, ukuran, posisi x, posisi y, teks serta warna.</p>
<p>Setelah kita menggambar string pada image, maka kita telah siap mengirimnya ke browser. Fungsi <code>ImagePng()</code> berguna untuk mengirimkan gambar dari memory ke browser.</p>
<h4>Menggambar garis, kotak, segitiga dan lingkaran</h4>
<p>Pertama-tama cobalah kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>header </span><span>(</span><span>"Content-type: image/png"</span><span>);</span>
<span>$image</span> <span>=</span> <span>ImageCreate </span><span>(</span><span>150</span><span>,</span><span>150</span><span>);</span>
<span>$background</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>00</span><span>,</span> <span>33</span><span>,</span> <span>99</span><span>);</span>
<span>$color</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>206</span><span>,</span> <span>192</span><span>,</span> <span>233</span><span>);</span>
<span>ImageRectangle</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>147</span><span>,</span><span>147</span><span>,</span><span>$color</span><span>);</span>
<span>ImageFilledRectangle</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span><span>4</span><span>,</span><span>4</span><span>,</span><span>30</span><span>,</span><span>30</span><span>,</span><span>$color</span><span>);</span>
<span>ImageLine</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>7</span><span>,</span> <span>50</span><span>,</span> <span>140</span><span>,</span> <span>140</span><span>,</span> <span>$color</span><span>);</span>
<span>Imagepng </span><span>(</span><span>$image</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:<br />
<img src="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_02.gif" alt="Contoh membuat kotak" width="150" height="150" /></p>
<p>Fungsi untuk menggambar kotak adalah <code>ImageRectangle()</code>, untuk menggambar kotak dengan warna didalamnya digunakan fungsi <code>ImageFilledRectangle()</code></p>
<p><code>ImageRectangle(int image, int x1, int y1, int x2, int y2, int color)</code><br />
Untuk menggambar kotak kita harus menentukan koordinat sudut kiri atas (x1 dan y1) dan sudut kanan bawah (x2 dan y2). Kita juga perlu mengisi parameter warna. Untuk menggambar kotak dengan warna didalamnya fungsinya mirip yaitu: <code>ImageFilledRectangle(int image, int x1, int y1, int x2, int y2, int color)</code></p>
<p>Fungsi untuk menggambar garis adalah <code>ImageLine()</code>, yang menghasilkan garis dengan lebar 1pixel. Yang dibutuhkan untuk menggambar garis adalah koordinat titik posisi awal dan akhir.</p>
<p><code>ImageLine(int image, int x1, int y1, int x2, int y2, int color)</code><br />
Parameter pertama tentu saja image tempat dimana garis akan digambar. x1 dan y1 merupakan titik koordinat awal untuk menggambar garis. x2 dan y2 merupakan titik koordinat akhir. Sehingga nanti hasilnya akan muncul garis dari titik koordinat awal ke titik koordinat akhir.</p>
<p>Coba kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>header </span><span>(</span><span>"Content-type: image/png"</span><span>);</span>
<span>$image</span> <span>=</span> <span>ImageCreate </span><span>(</span><span>150</span><span>,</span><span>150</span><span>);</span>
<span>$background</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>00</span><span>,</span> <span>33</span><span>,</span> <span>99</span><span>);</span>
<span>$color</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>206</span><span>,</span> <span>192</span><span>,</span> <span>233</span><span>);</span>
<span>$coordinates</span> <span>=</span> <span>array</span><span>();</span>
<span>$coordinates</span><span>[</span><span>0</span><span>]</span> <span>=</span> <span>0</span><span>;</span> <span>// x1</span>
<span>$coordinates</span><span>[</span><span>1</span><span>]</span> <span>=</span> <span>150</span><span>;</span> <span>// y1</span>
<span>$coordinates</span><span>[</span><span>2</span><span>]</span> <span>=</span> <span>150</span><span>;</span> <span>// x2</span>
<span>$coordinates</span><span>[</span><span>3</span><span>]</span> <span>=</span> <span>150</span><span>;</span> <span>// y2</span>
<span>$coordinates</span><span>[</span><span>4</span><span>]</span> <span>=</span> <span>75</span><span>;</span> <span>// x3</span>
<span>$coordinates</span><span>[</span><span>5</span><span>]</span> <span>=</span> <span>75</span><span>;</span> <span>// y3</span>
<span>ImageFilledPolygon</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>$coordinates</span><span>,</span> <span>3</span><span>,</span> <span>$color</span><span>);</span>
<span>ImageArc</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>30</span><span>,</span> <span>30</span><span>,</span> <span>50</span><span>,</span> <span>50</span><span>,</span> <span>0</span><span>,</span> <span>360</span><span>,</span> <span>$color</span><span>);</span>
<span>Imagepng </span><span>(</span><span>$image</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:<br />
<img src="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_03.gif" alt="Contoh membuat objek" width="150" height="150" /></p>
<p>Disini kita membuat objek lingkaran dengan fungsi:</p>
<p><code>ImageArc(int image, int cx, int cy, int w, int h, int s, int e, int color, int style)</code><br />
Untuk membuat lingkaran diperlukan 8 parameter. Parameter yang pertama seperti biasa merupakan image tempat dimana lingkaran akan digambar. Kemudian kita mendeklarasikan titik x dan y sebagai pusat lingkaran. Kemudian tinggi dan lebar lingkaran serta titik awal untuk menggambar lingkaran hingga akhir dalam satuan derajat.</p>
<p>Untuk menggambar objek selain yang tidak memiliki 4 sudut memerlukan metode yang lebih kompleks. Fungsi yang digunakan adalah <code>ImagePolygon()</code> dan<br />
<code>ImageFilledPolygon()</code>. Fungsi ini dapat digunakan untuk menggambar bentuk apapun, disini kita akan menggambar segitiga sebagai contoh. Kita memerlukan sebuah variabel array untuk mendeklarasikan titik-titik dari tiap sudut yang akan dibuat. Fungsinya adalah seperti ini:</p>
<p><code>ImagePolygon(int image, array points, int num_points, int color)</code></p>
<h4>Fonts</h4>
<p>Untuk memberi teks pada image, fungsi yang digunakan adalah:</p>
<p><code>ImageTTFText(int image, int size, int angle, int x, int y, int color, string fontfile, string text)</code><br />
Terdapat 8 parameter yaitu seperti biasa image, kemudian ukuran atau tinggi tulisan. Setelah itu kita dapat mengatur kemiringan dan posisi tulisan akan ditulis (x dan y). Warna tulisan, jenis font dan yang terakhir adalah teks yang akan ditulis. Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>header </span><span>(</span><span>"Content-type: image/png"</span><span>);</span>
<span>$image</span> <span>=</span> <span>imagecreate </span><span>(</span><span>140</span><span>,</span> <span>100</span><span>);</span>
<span>$background</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>00</span><span>,</span> <span>33</span><span>,</span> <span>99</span><span>);</span>
<span>$white</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>235</span><span>,</span> <span>235</span><span>,</span> <span>235</span><span>);</span>
<span>ImageTTFText </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>20</span><span>,</span> <span>0</span><span>,</span> <span>10</span><span>,</span> <span>20</span><span>,</span> <span>$white</span><span>,</span> <span>"VeraSe.ttf"</span><span>,</span> <span>"Straight"</span><span>);</span>
<span>ImageTTFText </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>16</span><span>,</span> <span>340</span><span>,</span> <span>30</span><span>,</span> <span>50</span><span>,</span> <span>$white</span><span>,</span> <span>"VERDREF.ttf"</span><span>,</span> <span>"Slope"</span><span>);</span>
<span>ImagePNG</span><span>(</span><span>$image</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Hasil:<br />
<img src="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_05.gif" alt="Contoh GD Library" width="140" height="100" /></p>
<p>Untuk contoh diatas anda harus memiliki file font VeraSe.ttf dan VERDREF.ttf pada direktori yang sama dengan letak script anda. Anda dapat mencobanya menggunakan file font lainnya.</p>
<h4>Membuat tombol dinamis</h4>
<p>Saya sudah mengajarkan mengenai dasar-dasar GD Library, sekarang kita akan membuat sebuah contoh menarik menggunakan GD Library, yairu membuat tombol secara dinamis. GD Library menggunakan <code>header ("Content-type: image/png")</code>yang berarti kita dapat memanggilnya sebagai images pada file HTML. Cobalah kode berikut ini dan simpan dengan nama button.php:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>header </span><span>(</span><span>"Content-type: image/png"</span><span>);</span>
<span>$image</span> <span>=</span> <span>ImageCreate </span><span>(</span><span>120</span><span>,</span> <span>30</span><span>);</span>
<span>$light</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>219</span><span>,</span> <span>234</span><span>,</span> <span>252</span><span>);</span>
<span>$box</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>89</span><span>,</span> <span>119</span><span>,</span> <span>186</span><span>);</span>
<span>$shadow1</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>70</span><span>,</span> <span>98</span><span>,</span> <span>132</span><span>);</span>
<span>$shadow2</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>23</span><span>,</span> <span>46</span><span>,</span> <span>97</span><span>);</span>
<span>$text</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>255</span><span>,</span> <span>255</span><span>,</span> <span>255</span><span>);</span>
<span>$textoutline</span> <span>=</span> <span>ImageColorAllocate </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>21</span><span>,</span> <span>53</span><span>,</span> <span>154</span><span>);</span>
<span>ImageFilledRectangle</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span><span>0</span><span>,</span><span>0</span><span>,</span><span>120</span><span>,</span><span>30</span><span>,</span><span>$box</span><span>);</span>
<span>ImageFilledRectangle</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span><span>1</span><span>,</span><span>1</span><span>,</span><span>117</span><span>,</span><span>27</span><span>,</span><span>$light</span><span>);</span>
<span>ImageFilledRectangle</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>120</span><span>,</span><span>30</span><span>,</span><span>$shadow2</span><span>);</span>
<span>ImageFilledRectangle</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>119</span><span>,</span><span>29</span><span>,</span><span>$shadow1</span><span>);</span>
<span>ImageFilledRectangle</span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>2</span><span>,</span><span>117</span><span>,</span><span>27</span><span>,</span><span>$box</span><span>);</span>
<span>ImageTTFText </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>10</span><span>,</span> <span>0</span><span>,</span> <span>39</span><span>,</span> <span>19</span><span>,</span> <span>$textoutline</span><span>,</span> <span>"Verdana.ttf"</span><span>,</span> <span>"$content"</span><span>);</span>
<span>ImageTTFText </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>10</span><span>,</span> <span>0</span><span>,</span> <span>40</span><span>,</span> <span>18</span><span>,</span> <span>$textoutline</span><span>,</span> <span>"Verdana.ttf"</span><span>,</span> <span>"$content"</span><span>);</span>
<span>ImageTTFText </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>10</span><span>,</span> <span>0</span><span>,</span> <span>41</span><span>,</span> <span>19</span><span>,</span> <span>$textoutline</span><span>,</span> <span>"Verdana.ttf"</span><span>,</span> <span>"$content"</span><span>);</span>
<span>ImageTTFText </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>10</span><span>,</span> <span>0</span><span>,</span> <span>40</span><span>,</span> <span>20</span><span>,</span> <span>$textoutline</span><span>,</span> <span>"Verdana.ttf"</span><span>,</span> <span>"$content"</span><span>);</span>
<span>ImageTTFText </span><span>(</span><span>$image</span><span>,</span> <span>10</span><span>,</span> <span>0</span><span>,</span> <span>40</span><span>,</span> <span>19</span><span>,</span> <span>$text</span><span>,</span> <span>"Verdana.ttf"</span><span>,</span> <span>"$content"</span><span>);</span>
<span>Imagepng </span><span>(</span><span>$image</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Anda telah mempunyai alas/background tombolnya. Sekarang tulis kode berikut dan simpan dengan nama show.php:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>echo</span> <span>"&lt;a href=index.php&gt;&lt;img border=0 src=button.php?content=HOME&gt;&lt;/a&gt;"</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"&lt;a href=logout.php&gt;&lt;img border=0 src=button.php?content=QUIT&gt;&lt;/a&gt;"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Jalankan show.php dan inilah hasilnya:<br />
<img src="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_04.gif" alt="Tombol dinamis dengan GD Library" /></p>
<p>Bagaimana? anda membuat tombol tanpa menggunakan Photoshop, hanya menggunakan PHP. Masih banyak contoh-contoh penggunaan GD Library anda dapat bereksperimen sendiri. Selamat mencoba&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=197&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/menggambar-di-php-menggunakan-gd-library/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_01.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Latihan GD Library</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_02.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh membuat kotak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_03.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh membuat objek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_05.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh GD Library</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/artikel/gd_04.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Tombol dinamis dengan GD Library</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Upload file ke server menggunakan PHP</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/upload-file-ke-server-menggunakan-php/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/upload-file-ke-server-menggunakan-php/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 01:32:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Upload file ke server menggunakan PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya akan membahas tentang upload file menggunakan PHP. Tentu menyenangkan jika pengguna website anda dapat melakukan upload gambar, dokumen atau video kedalam website anda. Artikel ini akan menerangkan cara mengupload file keserver anda dengan PHP. PHP membuat semuanya menjadi lebih mudah dalam menangani upload file. Untuk membuat form upload pastikan kita menyertakan atribut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=195&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini saya akan membahas tentang upload file menggunakan PHP. Tentu menyenangkan jika pengguna website anda dapat melakukan upload gambar, dokumen atau video kedalam website anda. Artikel ini akan menerangkan cara mengupload file keserver anda dengan PHP.</p>
<p>PHP membuat semuanya menjadi lebih mudah dalam menangani upload file. Untuk membuat form upload pastikan kita menyertakan atribut <code>enctype="multipart/form-data"</code> dan pastikan methodnya adlaha <code>post</code>. Oke langsung saja kita lihat kode HTML berikut ini:<span id="more-195"></span></p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>form</span> <span>method</span><span>=</span><span>"post"</span> <span>action</span><span>=</span><span>"&lt;?=$PHP_SELF?&gt;"</span> <span>enctype</span><span>=</span><span>"multipart/form-data"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"file"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"myfile"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"submit"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"Submit"</span> <span>value</span><span>=</span><span>"Submit"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>form</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<p>Seperti yang kita lihat, kita me,mberi nama pada field upload kita &#8220;myfile&#8221;. Nama ini sangat penting, karena ketika file telah diupload maka file tersebut otomatis diberi nama yang unik dan disimpan di temporary direktori. Tentu saja url path ke filenya bisa diakses, karena otomatis akan muncul variabel global yang memiliki nama yang sama dengan field upload kita, dalam hal ini <code>myfile</code>. Akan ada 4 variabel baru yang semuanya diawali dengan <code>myfile</code> dan diikuti dengan garis bawah (underscore), yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>$myfile</strong>. Variabel ini berisi informasi lokasi file di server.</li>
<li><strong>$myfile_name</strong>. Nama file asli ketika masih dikomputer klien.</li>
<li><strong>$myfile_size</strong>. Ukuran dari file (dalam satuan bytes).</li>
<li><strong>$myfile_type</strong>. Tipe file.</li>
</ul>
<h4>Upload sederhana</h4>
<p>Langsung saja kita coba contoh upload berikut ini, simpan dengan nama upload.php:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>html</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>title</span><span>&gt;</span><span>Upload</span> <span>file</span><span>&lt;/</span><span>title</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;?</span>
<span>if</span> <span>(</span> <span>isset</span><span>(</span> <span>$upload</span> <span>)</span> <span>)</span> <span>{</span>
    <span>echo</span> <span>"Lokasi File: $myfile&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
    <span>echo</span> <span>"Nama File: $myfile_name&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
    <span>echo</span> <span>"Ukuran: $myfile_size bytes&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
    <span>echo</span> <span>"Tipe File: $myfile_type&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
    <span>copy </span><span>(</span> <span>$myfile</span><span>,</span> <span>"$myfile_name"</span><span>)</span> <span>or</span> <span>die</span> <span>(</span><span>"Gagal mengupload"</span><span>);</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>form</span> <span>enctype</span><span>=</span><span>"multipart/form-data"</span> <span>action</span><span>=</span><span>"&lt;?=$PHP_SELF?&gt;"</span> <span>method</span><span>=</span><span>"post"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"file"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"myfile"</span><span>&gt;&lt;</span><span>br</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"submit"</span> <span>value</span><span>=</span><span>"upload"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"upload"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>form</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>html</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<p>Ketika tombol upload ditekan, maka url path file tersebut akan disimpan di variabel <code>$myfile</code> dan kita tampilkan dibrowser. Kita juga menampilkan nama file yang tersimpan pada variabel <code>$myfile_name</code>, ukuran file di variabel <code>$myfile_size</code> dan tipe file di variabel <code>$myfile_type</code>.</p>
<p>Kita menggunakan fungsi <code>copy()</code> untuk memindahkan file dari komputer kita direktori sementara di server kita. Fungsi <code>copy()</code> membutuhkan dua argumen yaitu lokasi awal file dan lokasi baru diserver. Jika kita ingin mengupload nya ke suatu folder diserver (katakanlah kita simpan difolder images) maka kita perlu mengubahnya menjadi: <code>copy ( $myfile, "images/$myfile_name")</code></p>
<h4>Upload yang lebih kompleks</h4>
<p>Sekarang mari kita coba membuat fungsi upload yang jauh lebih rumit. Misalkan kita ingin membuat fungsi upload dimana file yang diupload harus file jpg, dan ukurannya tidak boleh lebih besar dari 100Kb serta panjang dan lebar gambar tidak boleh lebih dari 100 piksel. Kelihatannya rumit kan? Mari kita coba kode berikut dan simpan dengan nama upload2.php:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>html</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>title</span><span>&gt;</span><span>Upload</span> <span>file</span><span>&lt;/</span><span>title</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;?</span>
<span>if</span> <span>(</span> <span>isset</span><span>(</span> <span>$upload</span> <span>)</span> <span>)</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"Lokasi File: $myfile&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"Nama File: $myfile_name&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"Ukuran: $myfile_size bytes&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"Tipe File: $myfile_type&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>if</span> <span>(</span> <span>$myfile_type</span> <span>==</span> <span>"image/pjpeg"</span> <span>)</span> <span>{</span>
    <span>if</span> <span>(</span><span>$myfile_size</span> <span>&lt;=</span> <span>102400</span> <span>)</span> <span>{</span>
        <span>list</span><span>(</span><span>$width</span><span>,</span> <span>$height</span><span>)</span> <span>=</span> @<span>getimagesize</span><span>(</span><span>"$myfile"</span><span>);</span>
        <span>if</span> <span>(</span> <span>$width</span> <span>&lt;=</span> <span>100</span> <span>&amp;&amp;</span> <span>$height</span> <span>&lt;=</span> <span>100</span>
<span>)</span> <span>{</span>
            <span>copy </span><span>(</span> <span>$myfile</span><span>,</span>
<span>"$myfile_name"</span><span>)</span> <span>or</span> <span>die</span> <span>(</span><span>"Couldn't copy"</span><span>);</span>
            <span>echo</span> <span>"File anda telah sukses diupload"</span><span>;</span>
        <span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
            <span>echo</span> <span>"Ukuran panjang dan lebar gambar terlalu besar"</span><span>;</span>
        <span>}</span>
    <span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
        <span>echo</span> <span>"Ukuran file tidak boleh lebih dari 100Kb"</span><span>;</span>
    <span>}</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
    <span>echo</span> <span>"File harus JPG!!"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>form</span> <span>enctype</span><span>=</span><span>"multipart/form-data"</span> <span>action</span><span>=</span><span>"&lt;?=$PHP_SELF?&gt;"</span> <span>method</span><span>=</span><span>"post"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"file"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"myfile"</span><span>&gt;&lt;</span><span>br</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"submit"</span> <span>value</span><span>=</span><span>"upload"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"upload"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>form</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>html</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<div>PHP tidak memiliki kemampuan untuk membuat progress bar ketika file diupload. Karena PHP tidak dapat mengetahui berapa bagian yang telah diupload dan berapa yang belum. Kita perlu menggunakan CGI. Tetapi entah dengan PHP terbaru, siapa tau sudah memiliki class atau fungsi untuk membuat progress bar.</div>
<p>Pertama-tama yang kita lakukan adalah mengecek apakah file kita jpg dengan cara mengecek <code>$myfile_type</code>. Jika hasil dari variabel <code>$myfile_type</code> adalah &#8220;image/pjpeg&#8221;, maka bisa dipastikan bahwa file kita adalah jpg. Berikutnya kita melakukan pengecekan apakah ukuran filenya tidak lebih besar dari 100Kb dengan mengecek variabel <code>$myfile_size</code>. Ingat bahwa 100Kb = 102400Bytes(Rumusnya 1Kb=1024Bytes). Kemudian kita menggunakan fungsi <code>getimagesize()</code> untuk menemukan panjang dan lebar dari gambar yang kita simpan dengan array menggunakan fungsi <code>list()</code>. Kemudian kita cek panjang dan lebar dari gambar apakah tidak lebih dari 100 piksel. Jika semuanya terpenuhi maka filenya tinggal kita copy. Cukup mudah kan? gampang&#8230; anda pasti bisa</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=195&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/upload-file-ke-server-menggunakan-php/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengirim email dengan PHP, email biasa, HTML sampai email attachment</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mengirim-email-dengan-php-email-biasa-html-sampai-email-attachment/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mengirim-email-dengan-php-email-biasa-html-sampai-email-attachment/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 01:31:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[email biasa]]></category>
		<category><![CDATA[HTML sampai email attachment]]></category>
		<category><![CDATA[Mengirim email dengan PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Mengirim email dengan PHP bukan merupakan hal yang sulit, PHP telah menyediakan fungsi mail() untuk mengirim email dengan PHP. Anda dapat mengirim email teks biasa, email HTML bahkan email dengan attachment dengan mudah. Fungsi mail() Pertama-tama kita pelajari dulu fungsi mail(). Sintaksnya seperti ini: mail ( string to, string subject, string message [, string additional_headers [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=193&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengirim email dengan PHP bukan merupakan hal yang sulit, PHP telah menyediakan fungsi <code>mail()</code> untuk mengirim email dengan PHP. Anda dapat mengirim email teks biasa, email HTML bahkan email dengan attachment dengan mudah.</p>
<h4>Fungsi mail()<span id="more-193"></span></h4>
<p>Pertama-tama kita pelajari dulu fungsi <code>mail()</code>. Sintaksnya seperti ini:</p>
<p><code>mail ( string to, string subject, string message [, string additional_headers [, string additional_parameters]])</code></p>
<p>Fungsi <code>mail()</code> memiliki 3 parameter wajib dan satu parameter opsional. Ke 3 parameter tersebut adalah email tujuan, judul email dan isi email, serta 1 parameter opsional yaitu header email.</p>
<div>Anda perlu mengubah setting php.ini pada bagian SMTP agar fungsi mail() dapat bekerja pada komputer anda. Jika anda menggunakan Unix/Linux maka fungsi mail() menggunakan Sendmail pada Linux, sedangkan pada Windows fungsi mail() akan menggunakan remote SMTP mail server untuk mengirim email. Saran saya jika anda ingin mencoba fungsi mail(), cobalah di hosting anda. Semua layanan hosting yang mendukung PHP dapat menjalankan fungsi mail() tanpa masalah.</div>
<p>Oke daripada bingung, langsung saja kita praktek membuat fungsi <code>mail()</code> sederhana:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>mail</span><span>(</span><span>"admin@websitesaya.com"</span><span>,</span> <span>"Selamat Datang"</span><span>,</span> <span>"Halo admin \n Terima kasih \n atas respon anda"</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Jika anda coba contoh diatas maka PHP akan mengirim email ke admin@websitesaya.com dengan judul &#8220;Selamat datang&#8221; dan isi emailnya seperti ini:</p>
<p>Halo admin<br />
Terima kasih<br />
atas respon anda</p>
<p>Bagaimana saya bisa membuat baris baru pada isi email? tentu saja dengan menggunakan <code>\n</code> (New Line) yang dapat kita masukkan kedalam isi email. Jika anda mencoba kode tersebut di komputer anda (localhost) dan anda belum melakukan setting SMTP, maka akan muncul pesan error PHP. Jika kita ingin pesan error yang lebih manusiawi jika email berhasil terkirim atau gagal, anda dapat menggunakan <code>if</code> seperti pada contoh berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>if</span> <span>(</span><span>mail</span><span>(</span><span>"admin@websitesaya.com"</span><span>,</span> <span>"Selamat Datang"</span><span>,</span> <span>"Halo admin \n Terima kasih \n atas respon anda"</span><span>))</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"Email sudah terkirim"</span><span>;</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"Email gagal terkirim"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Dengan kode tersebut, apabila karena suatu hal email gagal terkirim, maka akan muncul pesan bahwa email gagal terkirim. Sekarang kita coba kode yang lebih kompleks.</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>if</span> <span>(</span><span>mail</span><span>(</span><span>"admin@websitesaya.com"</span><span>,</span> <span>"Selamat Datang"</span><span>,</span> <span>"Halo ini isi email"</span><span>,</span> <span>,</span><span>"From: Dhimas &lt;tes@dhimasronggobramantyo.com&gt;"</span><span>))</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"Email sudah terkirim"</span><span>;</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"Email gagal terkirim"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Dengan menggunakan kode seperti itu, maka si penerima email akan mendapat informasi bahwa pengirimnya adalah Dhimas dengan alamat email tes@dhimasronggobramantyo.com. Mudah kan? sekarang kita belajar yang lebih sulit lagi.</p>
<h4>Email HTML</h4>
<p>Untuk mengirim email dalam bentuk HTML juga tidaklah sulit. Kita hanya perlu memberitahukan email tujuan bahwa email yang kita kirim bentuknya HTML. Bagaimana caranya? tentu saja dengan menambahkan <code>header</code> untuk menunjukkan bahwa email kita email HTML. Oke daripada bingung langsung saja coba kode php berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?php</span>
<span>mail</span><span>(</span><span>'admin@websitesaya.com'</span><span>,</span> <span>'Judul Email'</span><span>,</span>
<span>'&lt;html&gt;&lt;body&gt;&lt;p&gt;Halo &lt;i&gt;dunia&lt;/i&gt;, ini email HTML lho.&lt;/p&gt;&lt;/body&gt;&lt;/html&gt;'</span><span>,</span>
<span>"To: The Receiver &lt;admin@websitesaya.com&gt;\n"</span> <span>.</span>
<span>"From: The Sender &lt;adadeh@gmail.com&gt;\n"</span> <span>.</span>
<span>"MIME-Version: 1.0\n"</span> <span>.</span>
<span>"Content-type: text/html; charset=iso-8859-1"</span><span>);</span></pre>
</div>
<p>Header yang kita gunakan untuk mengirim email HTML adalah:<br />
<code>"MIME-Version: 1.0\n" .<br />
"Content-type: text/html; charset=iso-8859-1");<br />
</code>Dengan Header seperti itu, maka email tersebut akan dibaca sebagai file HTML dan tentu saja karena email kita HTML kita bisa memasukkan kode HTML apa saja kedalam email.</p>
<div>Ingat, jika email klien/tujuan tidak mensupport HTML, maka email tersebut tidak akan terbuka. Tetapi sebagian besar alamat email saat ini sudah mendukung HTML. Ingat, sebagian besar, berarti masih ada yang belum mendukung HTML.</div>
<h4>Email dengan Attachment</h4>
<p>Sekarang mungkin anda bertanya? bisa nggak ngirim email dengan attachment? Jawabannya bisa? Lalu bagaimana caranya? tentu saja dengan mengubah Header nya. Pertama-tama yang kita lakukan kita memerlukan form untuk mengupload filenya, dan kita kemudian mengambil variabel file yang diupload tersebut (lihat artikel tentang <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com/artikel/Upload_file_ke_server_dengan_menggunakan_PHP">upload file dengan php</a>).</p>
<div>Semua email menggunakan encoding base64 untuk mengencoding attachment baik dalam bentuk file binary ataupun file text.</div>
<p>Karena kita perlu mengencoding file attachment kita dengan Base64 encoding, maka kita memerlukan fungsi PHP <code>base64_encode()</code>. Setelah di encode, kita masukkan hasilnya ke header dan kita kirim emailnya.</p>
<p>Oke, daripada bingung kita coba saja langsung. Kita akan membuat 2 file, yang pertama adalah form.html yang berisi form pengiriman email. Dan yang kedua adalah mail.php yang berisi fungsi untuk mengirimkan email kita. Langsung saja kita buat form.html dan isilah dengan kode berikut:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>html</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>title</span><span>&gt;</span><span>Kirim</span> <span>email</span> <span>dengan</span> <span>attachment</span><span>&lt;/</span><span>title</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>h1</span><span>&gt;</span><span>Kirim</span> <span>Email</span> <span>dengan</span> <span>Attachment</span><span>&lt;/</span><span>h1</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>form</span> <span>action</span><span>=</span><span>"mail.php"</span> <span>method</span><span>=</span><span>"POST"</span> <span>enctype</span><span>=</span><span>"multipart/form-data"</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>p</span><span>&gt;</span><span>Kepada</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"text"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"to"</span> <span>value</span><span>=</span><span>""</span> <span>/&gt;&lt;</span><span>br</span> <span>/&gt;</span>
<span>Dari</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"text"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"from"</span> <span>value</span><span>=</span><span>""</span> <span>/&gt;&lt;</span><span>br</span> <span>/&gt;</span>
<span>Judul</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"text"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"subject"</span> <span>value</span><span>=</span><span>""</span> <span>/&gt;&lt;/</span><span>p</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>p</span><span>&gt;</span><span>Pesan</span><span>:&lt;</span><span>br</span> <span>/&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>textarea</span> <span>cols</span><span>=</span><span>"70"</span> <span>rows</span><span>=</span><span>"20"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"message"</span><span>&gt;&lt;/</span><span>textarea</span><span>&gt;&lt;/</span><span>p</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>p</span><span>&gt;</span><span>File</span><span>:</span> <span>&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"file"</span> <span>name</span><span>=</span><span>"fileatt"</span> <span>/&gt;&lt;/</span><span>p</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>p</span><span>&gt;&lt;</span><span>input</span> <span>type</span><span>=</span><span>"submit"</span> <span>value</span><span>=</span><span>"Kirim"</span> <span>/&gt;&lt;/</span><span>p</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>form</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>html</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<p>Oke anda pasti sudah paham kode tersebut, karena kode tersebut hanya merupakan kode HTML biasa. Dimana ketika tombol kirim diklik, maka kita memanggil file mail.php. Sekarang buatlah mail.php dan isilah dengan kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;</span><span>html</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>title</span><span>&gt;</span> <span>Mengirim</span> <span>Email</span> <span>dengan</span> <span>Attachment</span> <span>&lt;/</span><span>title</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>head</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;?</span>
<span>$to</span> <span>=</span> <span>$_POST</span><span>[</span><span>'to'</span><span>];</span>
<span>$from</span> <span>=</span> <span>$_POST</span><span>[</span><span>'from'</span><span>];</span>
<span>$subject</span> <span>=</span> <span>$_POST</span><span>[</span><span>'subject'</span><span>];</span>
<span>$message</span> <span>=</span> <span>$_POST</span><span>[</span><span>'message'</span><span>];</span>

<span>$fileatt</span> <span>=</span> <span>$_FILES</span><span>[</span><span>'fileatt'</span><span>][</span><span>'tmp_name'</span><span>];</span>
<span>$fileatt_type</span> <span>=</span> <span>$_FILES</span><span>[</span><span>'fileatt'</span><span>][</span><span>'type'</span><span>];</span>
<span>$fileatt_name</span> <span>=</span> <span>$_FILES</span><span>[</span><span>'fileatt'</span><span>][</span><span>'name'</span><span>];</span>

<span>$headers</span> <span>=</span> <span>"From: $from"</span><span>;</span>

<span>if</span> <span>(</span><span>is_uploaded_file</span><span>(</span><span>$fileatt</span><span>))</span> <span>{</span>
<span>$file</span> <span>=</span> <span>fopen</span><span>(</span><span>$fileatt</span><span>,</span><span>'rb'</span><span>);</span>
<span>$data</span> <span>=</span> <span>fread</span><span>(</span><span>$file</span><span>,</span><span>filesize</span><span>(</span><span>$fileatt</span><span>));</span>
<span>fclose</span><span>(</span><span>$file</span><span>);</span>
<span>$semi_rand</span> <span>=</span> <span>md5</span><span>(</span><span>time</span><span>());</span>
<span>$mime_boundary</span> <span>=</span> <span>"==Multipart_Boundary_x{$semi_rand}x"</span><span>;</span>
<span>$headers</span> <span>.=</span> <span>"\nMIME-Version: 1.0\n"</span> <span>.</span>
<span>"Content-Type: multipart/mixed;\n"</span> <span>.</span>
<span>" boundary=\"{$mime_boundary}\""</span><span>;</span>
<span>$message</span> <span>=</span> <span>"Email dengan attachment dan MIME format.\n\n"</span> <span>.</span>
<span>"--{$mime_boundary}\n"</span> <span>.</span>
<span>"Content-Type: text/plain; charset=\"iso-8859-1\"\n"</span> <span>.</span>
<span>"Content-Transfer-Encoding: 7bit\n\n"</span> <span>.</span>
<span>$message</span> <span>.</span> <span>"\n\n"</span><span>;</span>
<span>$data</span> <span>=</span> <span>chunk_split</span><span>(</span><span>base64_encode</span><span>(</span><span>$data</span><span>));</span>

<span>$message</span> <span>.=</span> <span>"--{$mime_boundary}\n"</span> <span>.</span>
<span>"Content-Type: {$fileatt_type};\n"</span> <span>.</span>
<span>" name=\"{$fileatt_name}\"\n"</span> <span>.</span>
<span>"Content-Transfer-Encoding: base64\n\n"</span> <span>.</span>
<span>$data</span> <span>.</span> <span>"\n\n"</span> <span>.</span>
<span>"--{$mime_boundary}--\n"</span><span>;</span>
<span>}</span>

<span>$ok</span> <span>=</span> @<span>mail</span><span>(</span><span>$to</span><span>,</span> <span>$subject</span><span>,</span> <span>$message</span><span>,</span> <span>$headers</span><span>);</span>
<span>if</span> <span>(</span><span>$ok</span><span>)</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"&lt;p&gt;Email sudah dikirim&lt;/p&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span> <span>else</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>"&lt;p&gt;Email gagal terkirim!&lt;/p&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>?&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>body</span><span>&gt;</span>
<span>&lt;/</span><span>html</span><span>&gt;</span></pre>
</div>
<p>Jika sudah, jalankan form.html, isilah form-form yang tersedia. Jangan lupa untuk mengambil file dari komputer anda, kemudian kirimkan email tersebut. Mudah kan? yang perlu diingat kita perlu mengencoding file attachment kita dengan encoding base64. Selamat mencoba&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/193/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=193&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mengirim-email-dengan-php-email-biasa-html-sampai-email-attachment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mempelajari Fungsi (Function) dengan PHP</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mempelajari-fungsi-function-dengan-php/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mempelajari-fungsi-function-dengan-php/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 01:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Mempelajari Fungsi (Function) dengan PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Fungsi meruapakan hal yang paling penting dalam membuat aplikasi web. Dengan membagi kode-kode yang ada kedalam fungsi-fungsi maka akan memudahkan kita apabila kita akan menggunakan kembali kode tersebut. Atau apabila kita ingin membuat website dengan fitur yang sama dengan website yang pernah kita buat maka kita cukup menggunakan fungsi-fungsi yang pernah kita buat. Hal ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=191&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fungsi meruapakan hal yang paling penting dalam membuat aplikasi web. Dengan membagi kode-kode yang ada kedalam fungsi-fungsi maka akan memudahkan kita apabila kita akan menggunakan kembali kode tersebut. Atau apabila kita ingin membuat website dengan fitur yang sama dengan website yang pernah kita buat maka kita cukup menggunakan fungsi-fungsi yang pernah kita buat.<span id="more-191"></span></p>
<p>Hal ini akan sangat menghemat waktu dan mempercepat proses pembuatan website. Karena itu semakin banyak fungsi yang sudah anda buat, maka jika anda disuruh membuat website lagi anda cukup mengambil fungsi-fungsi yang sudah ada.</p>
<div>Selalu gunakan fungsi karena akan sangat membantu anda sedangkan pada konsep pemrograman berorientasi object (OOP) selalu gunakan class.</div>
<p>Fungsi pada PHP sintaxnya adalah <code>function namafungsi()</code> dimana <code>namafungsi</code> merupakan nama fungsi tersebut dan bisa anda ganti sesuka hati. Sedangkan isi didalam kurung dapat diisi dengan variabel yang akan kita kirim kedalam fungsi tersebut. Saya akan mengajarkan penggunaan <code>function namafungsi()</code> yang paling sederhana.</p>
<h4>Penggunaan function()</h4>
<p>Misalkan anda ingin membuat kode penjumlahan seperti ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$x</span><span>=</span><span>1+3</span><span>;</span>
<span>$y</span><span>=</span><span>$x</span><span>+5</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"$y&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$x</span><span>=</span><span>1+3</span><span>;</span>
<span>$y</span><span>=</span><span>$x</span><span>+5</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"$y&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$x</span><span>=</span><span>1+3</span><span>;</span>
<span>$y</span><span>=</span><span>$x</span><span>+5</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"$y&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$x</span><span>=</span><span>1+3</span><span>;</span>
<span>$y</span><span>=</span><span>$x</span><span>+5</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"$y&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$x</span><span>=</span><span>1+3</span><span>;</span>
<span>$y</span><span>=</span><span>$x</span><span>+5</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"$y&lt;br&gt;"</span><span>;</span>

<span>$x</span><span>=</span><span>1+3</span><span>;</span>
<span>$y</span><span>=</span><span>$x</span><span>+5</span><span>;</span>
<span>echo</span> <span>"$y&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Jika anda perhatikan kode diatas, maka anda dapat melihat bahwa kita melakukan fungsi penjumlahan yang sama berulang-ulang. Nah hal tersebut meruapkan pemborosan karena kita perlu menuliskan kembali fungsi penjumlahan tersebut berulang-ulang. Bagaimana jika penjumlahannya panjang? tentu merepotkan, untuk itu kita dapat menjadikannya fungsi. Pada kode diatas jika kita buatkan fungsi maka jadinya seperti ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>function</span> <span>tambah</span><span>()</span> <span>{</span>
  <span>$x</span><span>=</span><span>1+3</span><span>;</span>
  <span>$y</span><span>=</span><span>$x</span><span>+5</span><span>;</span>
  <span>echo</span> <span>"$y&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>tambah</span><span>();</span>
<span>tambah</span><span>();</span>
<span>tambah</span><span>();</span>
<span>tambah</span><span>();</span>
<span>tambah</span><span>();</span>
<span>tambah</span><span>();</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Mudah kan, kode kita menjadi singkat. Jadi kita membuat fungsi dengan nama fungsinya <code>tambah()</code>. Nah didalam fungsi <code>tambah()</code> tersebut kita isikan fungsi penjumlahan kita. Kemudian jika kita ingin menjalankan fungsi penjumlahan tersebut maka kita cukup memanggil fungsi <code>tambah()</code> tersebut sebanyak yang kita mau.</p>
<h4>Mengirim Variabel kedalam Fungsi</h4>
<p>Kita dapat mengirimkan variabel kedalam fungsi tersebut. Sehingga nilai yang dihasilkan dalam fungsi dapat berbeda-beda karena kita dapat mengirimkan variabel yang berbeda-beda. Sekarang cobalah kode berikut ini:</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>function</span> <span>tambah</span><span>(</span><span>$x</span><span>,</span> <span>$y</span><span>)</span> <span>{</span>
  <span>$z</span><span>=</span><span>$x</span><span>+</span><span>$y</span><span>;</span>
  <span>echo</span> <span>"Hasil $x tambah $y = $z&lt;br&gt;"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>tambah</span><span>(</span><span>10</span><span>,</span> <span>5</span><span>);</span>
<span>tambah</span><span>(</span><span>20</span><span>,</span> <span>30</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Jika kita perhatikan pada kode diatas, fungsi <code>function tambah($x, $y)</code> memiliki 2 variabel yaitu <code>$x</code> dan <code>$y</code>. Dan ketika kita memanggil fungsi tersebut dengan <code>tambah(10, 5);</code>. Maka otomatis variabel <code>$x</code> akan terisi dengan nilai 10 dan variabel <code>$y</code> akan terisi dengan nilai 5. Demikian pula ketika kita mengubah nilai variabelnya <code>tambah(20, 30);</code>. Dalam fungsi tidak terdapat batasan variabel kita bisa membuat variabel yang kita kirim sebanyak apapun.</p>
<div>Perlu diingat bahwa jumlah variabel pada fungsi harus sama ketika kita memanggil fungsinya dan itu urut dari kiri kekanan. Maka jika kita punya <code>function tambah($x, $y)</code> dan kita panggil dengan <code>tambah(10, 5, 7);</code> akan menghasilkan error karena <code>function tambah($x, $y)</code> hanya memiliki 2 variabel sedangkan kita memanggilnya dengan 3 variabel.</div>
<p>Seperti itulah kira-kira penggunaan fungsi pada PHP, pada kenyataannya tidak sesederhana itu, apabila anda telah membuat aplikasi yang rumit di PHP maka anda akan menemukan tantangannya. Tetapi dasarnya adalah seperti itu, jadi tidak terlalu sulit.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=191&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/mempelajari-fungsi-function-dengan-php/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konversi Kurs Mata Uang memanfaatkan Yahoo</title>
		<link>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/konversi-kurs-mata-uang-memanfaatkan-yahoo/</link>
		<comments>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/konversi-kurs-mata-uang-memanfaatkan-yahoo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 01:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muelyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Konversi Kurs Mata Uang memanfaatkan Yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muelyadi.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Iseng-iseng kemarin saya browsing di internet dan menemukan layanan konversi mata uang dari Yahoo Finance. Yang menarik pada layanan tersebut, kita bisa mendownload hasilnya secara gratis dalam format CSV. Dan menurut logika saya jika kita bisa mendownloadnya dalam format CSV maka kita bisa menampilkannya diwebsite. Dan setelah saya coba ternyata hal tersebut bisa dilakukan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=189&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iseng-iseng kemarin saya browsing di internet dan menemukan layanan konversi mata uang dari Yahoo Finance. Yang menarik pada layanan tersebut, kita bisa mendownload hasilnya secara gratis dalam format CSV. Dan menurut logika saya jika kita bisa mendownloadnya dalam format CSV maka kita bisa menampilkannya diwebsite. Dan setelah saya coba ternyata hal tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan PHP.<span id="more-189"></span></p>
<p>Pertama-tama silahkan anda buka website <a href="http://finance.yahoo.com/currency">Yahoo Finance</a> terlebih dahulu untuk melihatnya. Kemudian cobalah anda pilih untuk mengkonversi mata uang dari Dollar Amerika (USD) ke Indonesia Rupiah (IDR). Dan klik tombol Convert. Setelah itu anda akan mendapatkan hasilnya dan dibawahnya anda dapat mendownload data dalam format CSV. Nah inilah yang akan kita manfaatkan untuk membuat website yang dapat menampilkan konversi mata uang.</p>
<p>Karena file CSV merupakan file text kita hany perlu memparsingnya saja agar tampilannya sesuai keinginan kita. Ketika kita mengklik tombol data, maka kita akan menuju ke link:</p>
<p>http://download.finance.yahoo.com/d/quotes.csv?s=USDIDR=X&#038;f=sl1d1t1ba&#038;e=.csv</p>
<p>Jika diperhatikan terdapat <code>s=USDIDR</code>, dan sepertinya ini konversinya jadi logikanya kalau kita ubah ke <code>s=GBPIDR</code> seharusnya kita mendapatkan koversi dari Poundsterling ke Rupiah. Dan hasil dari link diatas dalam bentuk CSV adalah seperti ini:</p>
<p>USDIDR=X,9370.50,&#8221;12/17/2007&#8243;,&#8221;10:04pm&#8221;,9368.00,9373.00</p>
<p>Oke sepertinya kita dapat informasi seperti nilai jual, nilai beli dan tanggal. Hanya saja saya tidak tahu yang mana nilai jual dan nilai beli <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div>Anda harus terkoneksi ke internet untuk mencoba script ini, karena kita perlu mengambil informasi dari Yahoo Finance</div>
<p>Oke daripada pusing langsung saja kita coba kodenya. Pertama-tama ketiklah kode berikut ini dan simpan dengan nama konvert.php</p>
<div>
<pre><span>&lt;?</span>
<span>$matauang</span><span>=</span><span>"USD"</span><span>;</span>
<span>$matauangkonversi</span><span>=</span><span>"IDR"</span><span>;</span>
<span>$row</span> <span>=</span> <span>1</span><span>;</span>
<span>$handle</span> <span>=</span> <span>fopen</span><span>(</span><span>"http://download.finance.yahoo.com/d/quotes.csv?s=$matauang$matauangkonversi=X&amp;f=sl1d1t1ba&amp;e=.csv"</span><span>,</span>
<span>"r"</span><span>);</span>
<span>while</span> <span>((</span><span>$data</span> <span>=</span> <span>fgetcsv</span><span>(</span><span>$handle</span><span>,</span> <span>1000</span><span>,</span> <span>","</span><span>))</span> <span>!==</span> <span>FALSE</span><span>)</span> <span>{</span>
<span>$num</span> <span>=</span> <span>count</span><span>(</span><span>$data</span><span>);</span>
<span>$row</span><span>++;</span>
<span>for</span> <span>(</span><span>$c</span><span>=</span><span>0</span><span>;</span> <span>$c</span> <span>&lt;</span> <span>$num</span><span>;</span> <span>$c</span><span>++)</span> <span>{</span>
<span>echo</span> <span>$data</span><span>[</span><span>$c</span><span>]</span> <span>.</span> <span>"&lt;br /&gt;\n"</span><span>;</span>
<span>}</span>
<span>}</span>
<span>fclose</span><span>(</span><span>$handle</span><span>);</span>
<span>?&gt;</span></pre>
</div>
<p>Silahkan anda coba dan jalankan. Anda akan mendapatkan hasil konversi dari USD ke IDR. Disini diasumsikan 1 USD dikonversi ke IDR. Oke akan saya jelaskan satu-satu. Pertama-tama anda memiliki 2 variabel yaitu <code>$matauang</code> dan <code>$matauangkonversi</code> dimana isinya merupakan 3 kode mata uang internasional yang akan dikonversikan. Kemudian kita menggunakan fungsi <code>fopen()</code> untuk memanggil file CSV dari Yahoo. Karena file yang kita terima dalam bentuk CSV maka kita perlu mengkonversinya. Untunglah PHP memiliki fungsi <code>fgetcsv()</code>. Kode konversi diatas saya ambil langsung dari <a href="http://id2.php.net/fgetcsv">website resmi PHP</a>. Sekarang silahkan anda jalankan filenya.</p>
<p>Cobalah untuk mengubah mata uang yang diinginkan, seperti Poudsterling. Gantilah nilai <code>$matauang</code> dengan GBP, atau ubahlah dengan mata uang yang anda inginkan. Contoh diatas merupakan contoh sederhana dan tentu saja masih bisa dikembangkan sesuai kebutuhan anda. Yang jelas kita mengambil nilai mata uang dari Yahoo Finance langsung secara real time.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muelyadi.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muelyadi.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muelyadi.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muelyadi.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muelyadi.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muelyadi.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muelyadi.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muelyadi.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muelyadi.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muelyadi.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muelyadi.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muelyadi.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muelyadi.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muelyadi.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muelyadi.wordpress.com&amp;blog=7220960&amp;post=189&amp;subd=muelyadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muelyadi.wordpress.com/2009/06/27/konversi-kurs-mata-uang-memanfaatkan-yahoo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d960a31fef1903d929eb2d874e74916a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muelyadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
